Senin, 21 Oktober 2019 -

 

 

Kemenhub Siap Tutup Seluruh Terminal Bayangan di Jabodetabek

Nasional  -  Selasa, 06 Desember 2016, 08:16 WIB
Penulis.

Terminal Terpadu Pulogebang

JAKARTA, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan secara bertahap akan menutup seluruh terminal bayangan di Jabodetabek.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Pudji Hartanto Iskandar usai konferensi pers pembatasan pengoperasian angkutan barang jelang Natal dan Tahun Baru 2017 di Jakarta, Senin (5/12) mengatakan pihaknya akan mengumpulkan sejumlah pemangku kepentingan terkait dalam upaya tersebut, di antaranya Polri, Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda), Badan Penglola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

"Kita akan rapat besok dengan Organda, BPTJ dan Dishub DKI Jakarta," katanya.

Dia mengatakan pihaknya tengah mengumpulkan data jumlah terminal bayangan yang ada di seluruh Jabodetabek dan mengkaji apakah pool bus juga termasuk di dalamnya.

"Sedang kita inventarisir, ini tidak bisa langsung di-stop, harus secara bertahap diurai dulu, jangan sampai nanti timbul masalah baru," katanya.

Pasalnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah memerintahkan kepada Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Pudji Hartanto Iskandar untuk menutup terminal bayangan selama tiga hari ke depan.

"Saya instruksikan kepada Dirjen Perhubungan Darat agar koordinasi. Dalam tiga hari ke depan (terminal bayangan) harus segera ditutup," ujarnya.

Menurut Budi, adanya terminal bayangan merupakan salah satu faktor penghambat para pengusaha otobus tidak mau menempati terminal, salah satunya Terminal Pulogebang, Jakarta Timur yang akan segera beroperasi.

"Ada empat masalah utama yang harus diselesaikan agar terminal dapat segera beroperasi dalam waktu dekat. Yang pertama, terkait keberadaan terminal bayangan yang harus segera ditutup," katanya.

Yang ketiga, lanjut dia, yaitu memastikan adanya angkutan pengumpang (feeder) dari dan menuju ke terminal Pulogebang. Khususnya yang dari Bekasi.

"Saya meminta Dirjen Perhubungan Darat untuk koordinasi ke Kadishub Bekasi untuk memastikan adanya 'feeder' dari Bekasi ke Pulogebang," katanya.

Sedangkan hal keempat, dia menyebutkan, yaitu menyelesaikan permasalahan pengembangan Teknologi Informasi yang tengah ditindaklanjuti Pemprov DKI bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Budi memastikan Terminal Pulogebang dapat beroperasi pada 20 Desember 2016.

Dia mengatakan secara bertahap akan dilakukan pemindahan pengoperasian bus-bus dari terminal Pulogadung ke Terminal Terpadu Pulogebang.[]

Sumber: Antara

TerminalJabodetabek

 

 

Baca Juga