Senin, 21 Oktober 2019 -

 

 

Ini Dia Kesepakatan Baru Mengenai Transjabodetabek

Nasional  -  Jumat, 11 Desember 2015, 14:26 WIB
Penulis. Selvia

Antonius Kosasih - Direktur Utama PT Transjakarta (Foto: Kompas.com)

JAKARTA, Pada 22 Desember nanti, PT Transportasi Jakarta dan Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) akan menandatangani kesepakatan kerja sama pengelolaan bus transjabodetabek.

Dalam kesepakatan tersebut, PPD akan menerima pembayaran rupiah per kilometer seperti yang diterima operator-operator bus transjakarta.

Saat ini, penumpang transjakarta dikenakan tarif sebesar Rp 3.500 saat masuk ke halte. Maka, dengan sistem rupiah per kilometer akan membuat penumpang transjabodetabek tidak perlu lagi membayar biaya tambahan saat naik dari halte transjakarta.

"Selama naiknya di dalam busway, cukup bayar sekali pas ketika masuk halte," kata Direktur Utama PT Transjakarta, Antonius Kosasih.

Menurutnya, skema pembayaran rupiah per kilometer dengan PPD sama dengan operator-operator transjakarta. Namun, ia masih enggan menyebutkan besarannnya.

"Masih kita bicarakan. Belum bisa kita sebutkan sekarang. Karena kami juga harus menyampaikan laporan ke gubernur lebih dulu," ucap Kosasih, seperti dikutip dari Kompas.com (11/12/2015).

Transjabodetabek adalah layanan  bus yang terintegrasi dengan transjakarta. Bus-busnya adalah bagian dari pengadaan ribuan bus berstandar bus rapid transit (BRT) yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan.

Untuk menjalankan layanan transjabodetabek, Kementerian Perhubungan menunjuk Perum PPD sebagai operator.

Sejauh ini, sudah 88 unit bus transjabodetabek yang diserahkan ke PPD. Layanannnya sudah melayani ke empat rute ke kawasan penyangga, meliputi ke Bekasi, Depok, Ciputat, dan Tangerang.[]

Transjabodetabek

 

 

Baca Juga