Jumat, 15 Desember 2017 -

 

 

Ade Komarudin Larang Pengurus Soksi Hadiri Munas Perkumpulan Soksi

Nasional  -  Senin, 09 Oktober 2017, 13:00 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Ketua SOKSI Ade Komarudin (Foto: lensaremaja.com)

SOKSINEWS.COM, Ketua umum Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Ade Komarudin melarang seluruh jajarannya untuk menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) maupun Musyawarah Nasional (Munas) yang mengatasnamakan perkumpulan SOKSI.

Larangan tersebut disampaikan Akom -panggilan Ade Komarudin- lewat surat edaran dengan Nomor: 454.18/Depinas Soksi/X/2017, yang ditujukan kepada seluruh Ketua Depidar, Depicap, Lembaga Konsentrasi dan kader SOKSI di seluruh Indonesia.


"Berdasarkan kepada hasil keputusan Musayawarah Nasional (Munas) X SOKSI Tahun 2015 pada tanggal 21-23 Mei 2017, Dewan Pimpinan Nasional Soksi Melarang Seluruh Ketua, Sekretaris dan Unsur Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) SOKSI Seluruh Indonesia, Dewan Pimpinan Cabang (Depicab) seluruh Indonesia dan Pengurus Lembaga-Lembaga SOKSI untuk menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) maupun Musyawarah Nasional (Munas) yang mengatasnamakan SOKSI," demikian salah satu poin dalam surat tersebut yang diterima oleh SOKSINEWS.COM, Senin (9/10).


Akom menegaskan akan menindak tegas apabila ada jajarannya yang tidak mengindahkan larangan tersebut.
 

"Apabila larangan itu tidak dipatuhi maka Dewan Pimpinan Nasional SOKSI akan melakukan pemecatan dari anggota Soksi," tegas Akom.


Disamping itu, Akom juga menyampaikan bahwa saat ini pihaknya sedang menempuh jalur hukum kepada Kemenkumham dan Mabes Polri untuk pembatalan pemakaian nama perkumpulan dan merek organsisasi SOKSI oleh Perkumpulan SOKSI tersebut.


"Berdasarkan Laporan Nomor AHU.UM01.01-907, Nomor AHU.UM01.01.906 pada tanggal 30 Agustus 2017 tentang pembatalan Pemakaian Nama Organisasi dan Merek Organisasi, dan Surat Badan Reserse Kriminal Polri Nomor R/89/VII/2017/Dittipideksus, tentang dimulainya penyidikan berdasar atas Laporan Polisi Nomor: LP/416/IV/2017/Bareskrim tentang laporan Tindak Pidana Penggunaan Merek Secara tanpa hak atas: merek, logo dan kata SOKSI," jelas Akom.[]

SOKSIAde Komarudin

 

 

Baca Juga