Kamis, 20 Februari 2020

 

 

Nasional

Paripurna Perppu Ormas, Taufik Berharap Hasilnya Terbaik Untuk Ormas

Fegi Eras Budianto
Jumat, 20 Oktober 2017 13:54 WIB

Paripurna Perppu Ormas, Taufik Berharap Hasilnya Terbaik Untuk Ormas
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan (Foto: kompas.com)

SOKSINEWS.COM, Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan berharap rapat paripurna DPR RI dapat memutuskan yang terbaik terhadap Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) No 2 tahun 2017 tentang Ormas.

"Perppu Ormas saat ini masih dibahas di Komisi II dan akan dibawa ke rapat paripurna pekan depan," kata Taufik Kurniawan, di Jakarta, Jumat (20/10).

Menurut Taufik, pembahasan RUU Ormas di Komisi II DPR RI diserahkan kepada masing-masing fraksi karena ampai saat sikap fraksi-fraksi di Komisi III masih ada beberapa opsi.

"Sikap tersebut adalah dari masing-masing fraksi," katanya.

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini menambahkan, meskipun saat ini masih ada beberapa opsi sikap, dia berharap rapat paripurna dapat memutuskan yang terbaik.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPR RI, Zainuddin Amali, mengatakan, Komisi II menjadwalkan akan membawa hasil pembahasan Perppu Ormas pada Rapat Paripurna DPR RI, pada Selasa (24/10).

Menurut Zainuddin, Komisi II sampai saat ini masih membahas Perppu Ormas dengan mengundang dan mendengarkan aspirasi dari berbagai elemen masyarakat, terutama organisasi kemasyarakatan.

Pada pembahasan RUU Ormas, berkembang tiga opsi, pertama, menerima secara utuh Perppu Ormas. Opsi kedua, menerima Perppu Ormas dengan catatan dan langsung merevisi, serta opsi ketiga, menolak Perppu Ormas.

Menurut Zainuddin, Fraksi Partai Gerindra secara tegas menyatakan menolak Perppu Ormas, tapi siap membahas revisi UU Ormas. Politikus Partai Golkar ini menambahkan, hasil pembahasan Perppu Ormas yang dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI, hasilnya tergantung pada sikap fraksi-fraksi pada forum rapat paripurna.

"Ada dua opsi yang dapat diputuskan dalam forum rapat paripurna DPR RI yakni menerima atau menolak," kata Zainuddin, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Senin (16/10).

Menurut dia, jika Rapat Paripurna memutuskan menerima, maka Perppu Ormas tersebut selanjutnya akan menjadi UU, sebaliknya jika menolak, maka akan kembali pada UU Ormas yang lama.

Jika keputusannya menerima dengan catatan langsung direvisi, kata dia, maka Perppu Ormas tersebut diterima tapi langsung direvisi sebelum ditetapkan jadi undang-undang.[]

Sumber: Antara

Berita Lainnya

Rektor Unja Sosialisasikan Kampus Merdeka Dan Merdeka Belajar

SOKSINEWS.COM, Rektor Universitas Jambi Prof. Drs. H. Sutrisno menyosialisasikan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan . . .

Nasional Kamis, 20 Februari 2020

Menlu Retno Ajak ASEAN, China Perkuat Mekasnisme Hadapi Wabah Covid-19

SOKSINEWS.COM, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menekankan pentingnya kerja sama antara negara-negara anggota ASEAN dan China . . .

Nasional Kamis, 20 Februari 2020

Presiden Ingin Peringkat EODB Indonesia Masuk 40 Besar Dunia

SOKSINEWS.COM, Presiden RI Joko Widodo menginginkan peringkat kemudahan berusaha atau ease of doing business (EODB) di Indonesia . . .

Nasional Kamis, 20 Februari 2020

Nelayan Mataram Tidak Melaut Karena Gelombang Tinggi

SOKSINEWS.COM, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, akibat gelombang tinggi . . .

Nasional Kamis, 20 Februari 2020

BI Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 4,75 Persen

SOKSINEWS.COM, Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebanyak 25 basis poin menjadi . . .

Nasional Kamis, 20 Februari 2020