Rabu, 22 November 2017 -

 

 

KPK Akan Periksa Delapan Saksi Suap di Pemkab Nganjuk

Nasional  -  Jumat, 10 November 2017, 12:53 WIB
Penulis. Fegi Eras Budianto

Bupati Nganjuk Taufiqurahman (tengah) berjalan dikawal anggota kepolisian saat proses penggeledahan oleh KPK di rumah dinas (rumdin) bupati di Nganjuk, Jawa Timur, Senin (5/12/2016). (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)

SOKSINEWS.COM, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa delapan saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap terkait mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk.

"Delapan saksi itu diperiksa untuk tersangka Taufiqurrahman," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Jumat (10/11).

Taufiqurrahman merupakan Bupati Nganjuk nonaktif yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Delapan saksi itu antara lain Kepala RSUD Kertosono Kabupaten Nganjuk Tien Farida Yani, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk Suroto, dan Kepala Sekolah SMPN 1 Tanjung Anom Teguh Sudjatmika.

Selanjutnya, tiga ajudan Bupati Nganjuk masing-masing Nurrosyid Hussein Hidayat, Okky Hayupamudja, dan Joni serta dua PNS Kabupaten Nganjuk masing-masing Cahya Sarwa Edy dan Suwarno.

KPK telah menetapkan lima tersangka terkait kasus tersebut.

Diduga sebagai penerima pada kasus itu, yakni Taufiqurrahman, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nganjuk Ibnu Hajar, dan Kepala SMP Negeri 3 Ngronggot Kabupaten Nganjuk Suwandi.

Sementara diduga sebagai pemberi, yakni Kepala Bagian Umum RSUD Kabupaten Nganjuk Mokhammad Bisri dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk Harjanto.

Diduga, pemberian uang kepada Taufiqurrahman melalui beberapa orang kepercayaan Bupati terkait perekrutan dan pengelolaan ASN/PNS di Kabupaten Nganjuk Tahun 2017.[]

Sumber: Antara

KPKFebri DiansyahPemkabNganjukTufiqurrahman

 

 

Baca Juga