Rabu, 22 November 2017 -

 

 

Tahun Depan Sriwijaya Air Tambah 30 Rute Penerbangan

Ekonomi  -  Jumat, 10 November 2017, 13:28 WIB
Penulis. Sunarimo Darmaji

Inventaris Sriwijaya Air Group ((ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

SOKSINEWS.COM, Direktur Komersil Sriwijaya Air Group Toto Nursatyo mengatakan, tahun depan Sriwijaya Air Group akan menerbangi 30 rute lagi seiring dengan penambahan pesawat, yakni yang ditargetkan akan menjadi 62 pesawat tahun ini.

"Kalau satu pesawat itu lima rute, berarti kalau ada enam kita menambah 30 rute yang saat ini sudah diterbangi 15," kata Toto Nursatyo dalam peringatan Hari Ulang Tahun Sriwijaya Air Group ke-14 di Tangerang, Jumat (10/11).

Toto mengatakan rute-rute yang diterbangi adalah termasuk rute-rute wilayah terpencil, seperti Nabire-Biak, Nabire-Jayapura, Kaimana-Sorong, Raja Ampat-Fakfak, Pontianak-Putusibau, Pontianak-Simpang. Pontianak-Ketapang, Ketapang-Sampit dan Pangkalan Bun.

Dia menuturkan pihaknya memang mengincar pasar-pasar yang berbeda dengan maskapai pada umumnya dan saat ini tengah mengembagkan juga rute-rute di Kalimantan.

"Dalam pasar kita tetap bersaing, tapi dalam bingkai membangun negeri ini sama," katanya.

Terkait rute-rute di luar negeri, Toto mengatakan akan dimulai lagi penerbangan Medan-Kolombo dan Pekanbaru-Kolombo selama dua kali seminggu.

"Pasarnya ada, tingkat keterisian juga 87,17 persen, nanti akan dimulai lagi 17 November," katanya.

Selain itu, dia menambahkan, pihaknya juga akan membuka Solo-Kuala Lumpur dan Makassar-Kuala Lumpur pada Januari mendatang dan ke depannya juga akan dibuka Jakarta-Dakka

"Kalau maskapai besar sudah punya pasarnya masing-masing, kita 'niche market' (pasar khusus) saja," katanya.

Terkait tingkat keterisian rata-rata pada tahun ini, Toto menyebutkan dari Januari hingga Oktober, yaitu 84,5 persen atau turun sekitar setengah persen.

Dia menjelaskan tahun ini memang terjadi penurunan permintaan karena dipengaruhi faktor jadwal liburan yang bersatu dengan libur hari raya.

Selain itu, kenaikan ketersediaan yang tidak dibarengi permintaan sebesar tahun lalu juga menjadi penyebab penurunan tingkat keterisian tahun ini.

"Saya menambah sembilan pesawat tahun ini, sehingga pertumbuhannya tidak menckupi, untuk itu ada penurunan keterisian, semua masapai saya rasa juga begitu," katanya.

Namun, Toto berharao sampai akhir tahun ini, tingkat keterisian bisa naik jadi 85 persen dan untuk penumpang sampai akhir tahun ini menjadi 12,5 juta orang dari tahun lalu 11,5 juta orang.

"Semua masih 'on target', kita berharap kita 'rebound' tahun ini," katanya.

Saat ini, dia mengatakan telah menerbangi sembilan rute dari 10 destinasi pariwisata utama yang telah ditetapkan pemerintah.

"Kecuali Bunaken kita belum," katanya.

Sesuai imbauan Menteri Budi Karya Sumadi, agar Sriwijaya AIr Group bisa mendukung sektor pariwisata yang menjadi tujuan pemerintah saat ini, seperti Pulau Belitung dan Kepulauan Anambas.

"Sriwijaya juga harus berperan untuk mengangkat daerah terpencil dan pariwisata, seperti Belitung dan Anambas," katanya.[]

Sumber: Antara

Sriwijaya AirToto Nursatyo

 

 

Baca Juga