Rabu, 22 November 2017 -

 

 

Dinkes Malang: Puskesmas Tetap Layani Vaksinasi "MR"

Nasional  -  Senin, 13 November 2017, 10:14 WIB
Penulis. Ibnu Abdillah

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Asih Tri Rachmi. (Foto: malangvoice.com)

SOKSINEWS.COM, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Asih Tri Rachmi Nuswantari mengemukakan puskesmas di wilayah itu tetap melayani warga untuk melakukan vaksinasi measles-rubella (MR), meski program vaksinasi tersebut telah berakhir pada Oktober 2017.

"Kami menargetkan 100 persen warga berusia 9 bulan sampai 15 tahun, terutama siswa-siswi SD dan SMP tervaksin MR, namun masih ada yang belum tervaksinasi karena berbagai alasan, di antaranya karena tidak mau," kata Asih di Malang, Jawa Timur, Senin (13/11).

Asih mengemukakan adanya anak-anak yang belum tervaksin MR tersebut, bukan karena tidak terjamah oleh Dinkes melainkan karena tidak mau melakukan vaksin, sehingga tidak semua warga yang menjadi sasaran terimunisasi vaksin MR.

Asih mengakui sebenarnya kesadaran masyarakat akan imunisaai cukup tinggi, namun mereka banyak yang tidak mau diimunisasi vaksin MR. "Kami menduga mereka yang tidak mau divaksin tersebut rata-rata masih beranggapan bahwa vaksin MR tidak halal," ucapnya.

Menurut Asih, pihaknya telah melakukan berbagai upaya, mulai dari penyuluhan dengan memberikan pengertian kepada sasaran vaksin MR, namun mereka tetap enggan melakukan vaksin.

"Kalau mereka tetap tidak mau meski sudah dijelaskan secara gamblang, kami tidak bisa apa-apa sebab mereka tidak mau," katanya.

Vaksin MR tersebut, lanjutnya, sudah mendapatkan rekomendasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), namun jika masih ada warga yang enggan melakukan imunisasi, Dinkes tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya menunggu kesadaran mereka untuk melakukannya.

Meski program vaksin MR ini telah berakhir sejak Oktober lalu, katanya, pihaknya masih tetap melayani vaksinasi bagi yang belum melakukannya. "Kami tetap melayani vaksinasi bagi yang belum. Kami layani di puskesmas-puskesmas yang tersebar di lima kecamatan di kota ini," katanya seperti dikutip dari Antara.

Upaya "merayu" warga yang tidak mau melakukan imunisasi aksin MR tersebut, tidak hanya dilakukan petugas Dinkes, tetapi para kader pos layanan terpadu (Posyandu) di setiap rukun warga (RW) pun juga gengar mendatangi dan memberikan penyuluhan maupun pengertian ke warga yang tidak mau tersebut, namun mereka tetap kukuh pada keyakinannya, tidak mau divaksin.

Sebenarnya, warga yang enggan melakukan imunisasi tersebut, bukan hanya untuk vaksin MR saja, tetapi juga imunisasi lainnya, termasuk DPT.[]

DinkesMalangAsih Tri Rachmi NuswantariVaksin MR

 

 

Baca Juga