Rabu, 22 November 2017 -

 

 

Anies Prediksi Pengguna Narkoba di Jakarta Capai Angka 500 Ribu Orang

Nasional  -  Selasa, 14 November 2017, 10:01 WIB
Penulis. Fegi Eras Budianto

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat mengikuti rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi di DPRD DKI Jakarta, Gambir, Jakarta, Selasa (7/11). ANTARA FOTO/Apr

SOKSINEWS.COM, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan saat ini jumlah pengguna narkotika dan obat- batan terlarang (narkoba) di Jakarta jumlahnya diperkirakan 500 ribu orang.

"Jadi diperkirakan lebih dari 500 ribu orang sekarang pengguna narkoba dan 40 persen adalah karyawan, 20 persen adalah siswa, ini informasi dari BNNP DKI," kata Anies di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (14/11).

Selain itu, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sempat menyebutkan bahwa dalam tiga tahun terakhir jumlah pengedar narkoba anak meningkat hingga 300 persen, katanya.

"Jadi dari sisi kasus dari 2014 kasusnya sebanyak 12.929 itu meningkat menjadi 17.300 tahun 2016. Dan peningkatan terbesar justru terjadi di lulusan universitas, naiknya lebih dari 400 persen," kata Anies.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin mengirimkan pesan kepada semua bahwa jangan biarkan sekitar tempat tinggal menjadi tempat peredaran narkoba dan itu artinya cegah, katanya.

"Bila di situ ditemukan kami tidak akan memberikan kompromi, 'zero tolerance'. Karena ini anak-anak kita, masa depan kita. Tidak ada orang tua yang menginginkan anaknya pergi pulang dalam kondisi terjerat masalah narkoba," kata Anies

Pemprov DKI Jakarta tidak akan tinggal diam dan akan aktif, bila ada pelanggaran Pemprov akan menindak, katanya.

"Di sisi lain kita juga akan mengaktifkan lewat RW siaga untuk memantau mencegah peredaran - peredaran narkoba di kampung -kampung. Itu kita akan kerjakan semua," kata Anies.[]

Sumber: Antara

Gubernur DKIAnies BaswedanNarkobaKPAIBNNP DKI

 

 

Baca Juga