Minggu, 17 November 2019

 

 

Nasional

Akom: Penahanan Setya Novanto Pengaruhi Elektabilitas Partai

Ahmad Fiqi Purba
Rabu, 22 November 2017 15:39 WIB

Akom: Penahanan Setya Novanto Pengaruhi Elektabilitas Partai
Ade Komarudin. (istimewa)

SOKSINEWS.COM, Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) Ade Komarudin menyatakan, penahanan Setya Novanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus KTP-e dapat mempengaruhi elektabilitas partai dalam menghadapi Pilkada Serentak 2018 dan Pileg/Pilpres 2019.

"Pasti harus diakui ada dampak. Karena itu, kami serahkan kepada seluruh tingkat dua dan juga tingkat satu untuk sama-sama mereka menyatukan langkah agar partai ini solid, kompak," kata Akom sapaan akrab Ade Komarudin di gedung KPK, Jakarta, Rabu (22/11).

Lebih lanjut, Akom yang juga menjabat sebagai Ketua Sentral Organisasi Buruh Seluh Indonesia (SOKSI) menyatakan tantangan yang paling besar saat ini adalah menyatukan langkah agar Partai Golkar tetap utuh dan harmonis.

"Sekarang partai harus solid melakukan konsolidasi, melakukan harmonisasi agar kompak. Jangan lupa sebentar lagi mau Pileg dan Pilpres. Kami Pilpres kan sudah menentukan Pak Jokowi sebagai capresnya, sudah jauh hari," tuturnya.

Ia pun meminta seluruh kader Partai Golkar berjuang untuk memenangkan kembali Joko Widodo dalam Pilpres 2019.

"Kan itu harus diperjuangkan sebaik-baiknya agar Pak Jokowi menang kembali. Nah, kalau partainya tidak kompak, tidak solid, tidak harmonis, ya pasti nanti kurang maksimal membantu Pak Jokowi-nya," ucap Akom.

Sebelumnya, Rapat pleno DPP Partai Golkar memutuskan Idrus Marham sebagai pelaksana tugas (plt) ketua umum hingga sidang praperadilan Setya Novanto diputuskan.

"Menyetujui saudara Idrus Marham sebagai pelaksana tugas ketua umum sampai ada keputusan praperadilan," kata Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid di Jakarta, Selasa (21/11).

Penunjukan Idrus ini sesuai dengan keinginan Novanto yang sebelumnya mengirimkan surat bermeterai berisi tentang pendelegasian tugasnya kepada Idrus sebagai plt.

KPK telah menetapkan kembali Setya Novanto menjadi tersangka kasus korupsi KTP-e pada Jumat (10/11).[]

 

Berita Lainnya

Nelayan Bintan Dapat Bantuan 59 Unit Mesin Ketinting Pada Tahun 2019

SOKSINEWS.COM,  Plt. Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Isdianto menyebutkan pihaknya selama tahun ini menyerahkan bantuan . . .

Nasional Minggu, 17 November 2019

110.459 WNA Kunjungi Sulut Selama 2019

SOKSINEWS.COM,  Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Manado mencatat sekitar 110.459 orang Warga . . .

Nasional Minggu, 17 November 2019

Kapolda Gorontalo Turut Serta Deklarasi Penolakan Narkoba

SOKSINEWS.COM, Kapolda Gorontalo Brigjen Polisi Wahyu Widada turut serta dalam kegiatan deklarasi penolakan terhadap peredaran . . .

Nasional Minggu, 17 November 2019

Banjir Rendam Lima Kecamatan Di Aceh Barat

SOKSINEWS.COM, Sebanyak 38 desa yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Aceh Barat, Minggu malam masih terendam air dengan . . .

Nasional Minggu, 17 November 2019

Polisi Amankan Pelaku Pembuangan Bangkai Babi Di Helvetia

SOKSINEWS.COM,  Anggota Polsek Helvetia Polrestabes Medan mengamankan seorang warga daerah setempat atas dugaan membuang . . .

Nasional Minggu, 17 November 2019