Minggu, 17 Desember 2017 -

 

 

Hasil Studi Ungkap Warga Swiss Masih Khawatir Dengan Mobil Tanpa Pengemudi

Teknologi  -  Kamis, 23 November 2017, 11:45 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Ilustrasi Mobil Tanpa Pengemudi. (beritasatu.com)

SOKSINEWS.COM, Sebuah studi yang dilakukan oleh Asosiasi Telekomunikasi Swiss pada Rabu (22/11) dengan responden sebanyak 635 rumah tangga menggambarkan, masih banyak orang Swiss yang merasa takut untuk naik mobil tanpa pengemudi.

“Pengemudian otomatis "memperkenalkan banyak peluang buat kota besar dan daerah kantung, termasuk penggunaan ruang parkir yang tersedia secara lebih efisien, penggunaan kemampuan jalan secara lebih baik,” kata Konsultan Swiss, EBP, Kamis (23/11).

Seperti dilansir Xinhua, Praktek tersebut juga meningkatkan pemantauan lalu-lintas, landasan bagi bermacam layanan angkutan umum dan pribadi dan meningkatkan akses ke jaringan angkutan serta tujuan.

Mobil otomatis (yaitu pengemudi dapat campur tangan jika perlu) mendapat penerimaan luas di kalangan masyarakat Swiss, kata studi itu.

Namun, hanya seperempat responden berpendapat kendaraan otonomi, atau yang tak memerlukan pengemudi, masuk akal, walaupun jumlahnya masih meningkat selama beberapa tahun sebelumnya.

hampir tujuh dari 10 orang berpendapat mobil semacam itu akan mengakibatkan tambahan lalu-lintas dan antrian kendaraan, sebab kendaraan tersebut dapat menjadi, misalnya, menurunkan orang di satu stasiun lalu pulang dalam kondisi kosong.

Sebaliknya, 56 persen responden berpendapat mobil otomatis dapat mengoptimalkan penanganan lalu-lintas dengan demikian akan mengurangi kemacetan.

Para peneliti mengatakan Swiss dapat memainkan peran pelopor dalam penanganan kendaraan otomatid dan angkutan umum.

Swiss sudah memiliki pengalaman dalam hal kendaraan tanpa pengemudi.

Pada Oktober, Kota Sion di Swiss mengatakan kota tersebut berencana memperluas layanan bus otonomi pelopornya, dengan menggandakan panjang rutenya ke stasiun kereta dan memperluas tawaran sampai penghujung 2018.[]

TeknologiMobil Tanpa PengemudiSwissEBP

 

 

Baca Juga