Minggu, 17 Desember 2017 -

 

 

INDEF Proyeksikan Nilai Tukar Rupiah Tahun 2018 Capai Rp13.600

Ekonomi  -  Rabu, 29 November 2017, 14:09 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Ekonom INDEF Eko Listiyanto (Foto: koran-jakarta.com)

SOKSINEWS.COM, Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) memproyeksikan rata-rata nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada 2018 mendatang akan mencapai Rp13.600 per dolar AS, lebih lemah dibandingkan target pemerintah dalam APBN 2018 Rp13.400 per dolar AS.

“Pergerakan rupiah tahun depan akan dipengaruhi oleh kebijakan pengetatan moneter AS, serta rencana penurunan pajak oleh Pemerintahan Donald Trump,” kata Ekonom INDEF Eko Listiyanto, Rabu (29/11).

Kedua kebijakan tersebut, lanjutnya, akan berimplikasi pada meningkatnya 'capital outflow' dan perlu diantisipasi dengan penguatan fundamental perekonomian domestik secara lebih intensif.

Dari sisi domestik sendiri, pilkada serentak 2018 dinilai akan memengaruhi persepsi investor di pasar uang terhadap stabilitas perekonomian.

Selain itu, perkembangan data-data perekonomian terutama yang berkaitan dengan risiko anggaran negara, data makroekonomi, serta data daya beli akan menentukan fluktuasi nilai tukar rupiah dari dalam negeri.

Secara umum, fluktuasi rupiah pada 2018 diprediksi akan lebih besar jika dibandingkan dengan 2017 mengingat berbagai perkembangan kebijakan ekonomi dan politik di level global, terutama kebijakan moneter dan fiskal AS.

"Target Rp13.400 itu memang ada 'extra effort' dari Bank Indonesia untuk melakukan intervensi, jika tidak, bisa lepas," ujar Eko.

Berdasarkan kurs tengah BI, nilai tukar rupiah pada Rabu ini mencapai Rp13.515 per dolar AS, menguat dibandingkan hari sebelumnya Rp13.527 per dolar AS.[]

Sumber: Antara

INDEFNilai Tukar RupiahDolar AS

 

 

Baca Juga