Minggu, 17 Desember 2017 -

 

 

Luhut Ingatkan Antisipasi Perubahan Geopolitik Global Pada Perekonomian

Nasional  -  Kamis, 30 November 2017, 14:08 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Istimewa)

SOKSINEWS.COM, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan perlunya melakukan antisipasi terhadap perubahan geopolitik global terutama dampaknya pada perkembangan perokonomian.

"Akhir-akhir ini perkembangan geopolitik global berubah dengan begitu cepat. Hal ini perlu disikapi bagaimana pengaruh teknologi kepada perkembangan ekonomi dunia," katanya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (30/11).

Luhut menyampaikan hal itu dalam acara Apel Danrem dan Dandim Terpusat tahun 2017 yang digelar di Gedung Sudirman A Secapa AD Bandung, Rabu (29/11).

Ia mencontohkan hubungan negara Timur Tengah dengan negara-negara besar seperti Amerika Serikat, Rusia dan China beberapa waktu lalu bisa dikatakan sangat baik. Namun, seiring perkembangan teknologi yang begitu cepat, hubungan negara-negara tersebut tidak lagi terlalu relevan.

Purnawirawan Jenderal TNI itu menegaskan kepada peserta apel, untuk mampu mencermati serta menyikapi perkembangan geopolitik global seperti itu.

"Kita tidak boleh menjadi market dari teknologi tinggi yang sekarang sedang berkembang atau 'market' dari produk-produk teknologi tinggi ke depannya," ujarnya.

Contoh nyata adalah tentang penemuan teknologi "shale gas" oleh Amerika Serikat, yang mengubah peta ekspor-impor minyak dunia.

"Lihat saja AS saat ini yang telah berubah dari 'nett-importir' minyak menjadi eksportir. Hal ini membuat harga minyak dunia merosot tajam dari 112,70 dolar AS di tahun 2012 jadi hanya 47 dolar AS tahun 2016 dan melemahnya daya tawar OPEC. Nah, turunnya harga minyak dunia ini juga dapat menggerus cadangan devisa negara timur tengah seperti Arab Saudi," paparnya.

Situasi geopolitik seperti itu, menurut Luhut, harus dipahami oleh perwira di kalangan TNI.

"Anda sebagai perwira harus mencermati situasi geopolitik global. Harus yakin Indonesia ekonominya akan membaik," pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, mantan Menko Polhukam itu juga menjelaskan pemerintah saat ini tengah fokus dalam pengembangan infrastruktur secara nasional.

Hal ini dilakukan untuk menurunkan biaya logistik di Indonesia agar dapat meningkatkan daya saing ekonomi, mengurangi kemiskinan dan kesenjangan.

"Sekarang kita bisa melihat pembangunan infrastruktur karena alokasi anggaran itu tepat sasaran, penggunaannya juga benar, subsidi yang tidak perlu dicabut," katanya.

Seiring dengan fokus pemerintah untuk pembangunan Indonesia sentris, pertumbuhan ekonomi di wilayah Indonesia tengah dan timur juga tumbuh lebih cepat dibandingkan bagian barat.

Akibatnya, porsi produk domestik bruto (PDB) wilayah Indonesia Timur dan Tengah (kecuali Kalimantan) meningkat cukup signifikan yang menunjukkan pemerataan pembangunan antarwilayah di Indonesia.[]

Sumber: Antara

Menko KemaritimanLuhut Binsar Pandjaitangeopolitik global Perekonomian

 

 

Baca Juga