Minggu, 17 Desember 2017 -

 

 

JK: Pemerintah Ingin Parpol Tetap Solid

Nasional  -  Rabu, 06 Desember 2017, 14:52 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Wakil Presiden Jusuf Kalla (ketiga kiri) dan Menpora Imam Nahrawi (ketiga kanan) berjabat tangan dengan sejumlah perwakilan pihak swasta dalam acara penandatanganan kerjasama sponsorship Asian Games 2018 di Jakarta, Rabu (6/12). ANTARA FOTO/Akbar Nug

SOKSINEWS.COM, Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan bahwa pemerintah tidak mengintervensi masalah internal partai dan menginginkan partai politik tetap solid.

"Presiden tidak mengintervensi tapi mendorong agar Golkar tetap solid," kata Wapres di Jakarta, Rabu (6/12).

Penegasan disampaikan Wapres menanggapi pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum DPP Partai Golkar Idrus Marham yang dikabarkan berlangsung pada Minggu (3/12).

Kisruh di tubuh Partai Golkar terjadi setelah penetapan Ketua Umum Golkar Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi proyek Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik.

Sejumlah politisi senior Golkar termasuk Wapres Jusuf Kalla menyarankan partai berlambang beringin tersebut segera menggelar musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) terkait status hukum yang dihadapi Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto tersebut.

Munaslub dimaksudkan untuk mencari pengganti Novanto karena status hukumnya dinilai akan berpengaruh pada elektabilitas partai.

Muncul dua nama kuat yang memiliki peluang besar menduduki posisi ketua umum yaitu Airlangga Hartarto dan Idrus Marham.

Keduanya mengaku telah mengantongi restu dari Presiden Joko Widodo untuk maju dalam memperebutkan posisi orang nomor satu di Golkar.[]

Sumber: Antara

Wakil PresidenJusuf KallaPartai PolitikGolkar

 

 

Baca Juga