Minggu, 21 Januari 2018 -

 

 

Disnaker: Angka Pengangguran di Mataram Turun

Ekonomi  -  Rabu, 13 Desember 2017, 10:20 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Ilustrasi (Foto: Foto: bit.ly)

SOKSINEWS.COM, Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengklaim angka pengangguran di kota itu tercatat 7.135 orang atau turun dibandingkan dengan data terakhir sebelumnya yang 8.935 orang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram Saiful Mukmin menegaskan, jumlah pengangguran akan terus di tekan dengan mengadakan program pelatihan keterampilan agar yang menganggur bisa mandiri dan buka usaha sendiri.

“Sebagai salah satu upaya menurunkan angka pengangguran tersebut, tahun ini pihaknya telah melaksanakan kegiatan pelatihan kerja bagi pengangguran dan lanjut usia produktif dengan menyasar 120 orang yang merupakan perwakilan dari enam kecamatan”, kata Saiful, Rabu (13/12).

Lebih lanjut Saiful menjelaskan sasaran latihan kerja bagi mereka yang lanjut usia produktif berupa pelatihan boga, termasuk jenis jajanan tradisional.

Untuk pengangguran kalangan anak-anak muda diberikan pelatihan sesuai dengan keinginan mereka, antara lain usaha reparasi AC, wirausaha, pembuatan suvenir, menjahit, tata boga, elektronik, perbengkelan, tata rias, dan reparasi telepon seluler.

"Setelah pelatihan, kami memberikan bantuan sesuai dengan jenis pelatihan yang mereka ikuti dimaksudkan sebagai modal awal untuk membuka usaha baru," katanya.

Ia menjelaskan tentang harapan dari berbagai pelatihan tersebut agar mereka bisa melatih masyarakat lainnya sehingga memiliki keterampilan dan mampu membuka usaha baru.

"Jadi bukan mereka yang mencari kerja, sebaliknya mereka membuka peluang kerja bagi warga di sekitarnya," katanya, seperti dilansir dari kantor berita Antara.

Usaha lainnya untuk menekan angka pengangguran di kota itu, ujar dia, adanya kebijakan dari pemerintah kota kepada pimpinan perusahaan yang mengharuskan perusahaan yang berinvestasi, menyerap 50 persen tenaga kerja lokal.

Keharusan perusahaan menyerap 50 persen tenaga kerja lokal itu, ujarnya, tentunya harus diimbangi dengan kompetensi yang dimiliki pencari kerja lokal.

"Karenanya, untuk mendukung peningkatan kompetensi calon pekerja lokal itulah, kami aktif memberikan berbagai pelatihan keterampilan kepada masyarakat kota guna meningkatan kualitas para pencari kerja disesuaikan dengan perkembangan investasi saat ini," katanya.[]

Dinas Tenaga KerjaNTBSaiful Mukmin

 

 

Baca Juga