Selasa, 25 September 2018 -

 

 

Jelang Perayaan Natal, Harga Telur di Minahasa Merangkak Naik

Ekonomi  -  Senin, 18 Desember 2017, 15:19 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Ilustrasi (Foto: cpfworldwide.com)

SOKSINEWS.COM, Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2018, harga telur di Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara mulai naik, yakni telur ayam menjadi Rp2.250/butir, sedangkan telur bebek Rp2.500-3.000/butir.

"Kenaikan harga telur ini mulai terjadi pekan lalu, sebelumnya harga telur ayam hanya Rp1.500-2.000/butir atau Rp50 ribu/baki dan telur bebek Rp2.000/butir atau Rp60 ribu/baki," ungkap Nelly Aruperes salah satu pedagang telur di Tondano, Senin (18/12).

Nelly mengatakan memang ada pedagang yang menjual telur ayam ataupun bebek dengan harga bervariasi, hal itu karena mereka memisahkan telur sesuai ukurannya, ada yang ukuran kecil dijual lebih murah.

"Jadi kami sebagai pedagang pun kewalahan karena harga mulai naik dan banyak konsumen tidak jadi beli, karena agen pun sudah menaikkan harga sejak pekan lalu, makanya kami menyiasati agar tidak rugi dalam penjualan," katanya, melansir dari kantor berita Antara.

untuk telur ayam stoknya masih tersedia sedangkan telur bebek sering kehabisan karena menunggu stok dari peternak lokal.

"Kalau telur ayam karena stoknya banyak jadi tidak ada kesulitan, tetapi untuk telur bebek sering mengalami kendala karena stok kadang ada kadang pula kosong," ujarnya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kata Nelly, harga telur ayam dan bebek ini akan terus naik menjelang perayaan Natal dan tahun baru, harga normalnya diperkirakan setelah tahun baru.

"Memang setiap tahun menjelang Natal, harga telur mengalami lonjakan harga, bahkan mencapai Rp100-110 ribu/baki (30 butir), jadi kenaikan harga ini sudah hal biasa bagi kami maupun konsumen atau masyarakat," katanya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Minahasa Moudy Lontaan mengatakan pihaknya sempat melakukan operasi pasar dan mendapati memang sudah ada beberapa bahan pokok yang harganya mulai naik.

"Kami terus berkoordinasi dengan pasar-pasar di Kabupaten Minahasa dan memang benar sudah ada beberapa bahan pokok mengalami lonjakan harga diantaranya telur ayam dan bebek, hal itu disebabkan karena menjelang perayaan Natal," ungkap Moudy.

Meski demikian, kata Lontaan, pihaknya pun akan terus memantau peredaran dan harga semua bahan pokok maupun ketersediaan stok, sehingga tidak ada kekurangan.

"Kami akan terus memantau dan meminta laporan dari masing-masing kepala pasar untuk stok maupun harga pangan, supaya disaat stok menipis sudah diantisipasi," ujarnya.

"Namun sejauh ini kami belum mendapati harga pangan yang sengaja dinaikan sepihak oleh pedagang maupun agen distribusi, yang pasti akan kami pantau terus," tukasnya.[]

PemkabMinahasaSulawesi UtaraHarga TelurNatal Tahun Baru

 

 

Baca Juga