Minggu, 22 April 2018 -

 

 

Tangkapan Nelayan Berkurang, Harga Ikan di Cilacap Merangkak Naik

Ekonomi  -  Kamis, 11 Januari 2018, 09:11 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Ilustrasi (kliksangatta.com)

SOKSINEWS.COM, Harga beberapa jenis ikan laut di Cilacap, Jawa Tengah merangkak naik akibat hasil tangkapan nelayan mulai berkurang sedangkan permintaan dari masyarakat cenderung meningkat.

"Saat ini beberapa jenis ikan masih dapat ditemukan di perairan selatan Jawa Tengah, namun volume ikan yang bisa ditangkap nelayan tidak sebanyak satu-dua bulan lalu," kata Ketua Kelompok Nelayan Pandanarang Tarmuji di Pantai Teluk Penyu, Cilacap, Kamis (11/1).

Ia mengatakan kondisi tersebut berdampak pada kenaikan harga beberapa jenis ikan yang dilelang di Tempat Pelelangan Ikan Pandanarang, Pantai Teluk Penyu.

Bahkan, dia memperkirakan harga ikan akan cenderung naik menjelang Tahun Baru Imlek 2569.

"Biasanya saat menjelang Imlek, harga beberapa jenis ikan akan naik karena permintaan dari masyarakat khususnya warga Tionghoa meningkat. Saat sekarang pun kenaikannya sudah mulai terasa," katanya, melansir dari Antara.

Dia mengatakan ada tiga jenis ikan yang cenderung naik harganya saat mendekati Tahun Baru Imlek, yakni bawal putih, layur, dan udang jerbung.

Tarmuji mengatakan saat sekarang, tiga jenis ikan itu rata-rata telah mengalami kenaikan hingga 40 persen.

Dalam hal ini, harga ikan layur ukuran 3-4 ons yang sebelumnya berkisar Rp40.000-Rp45.000 per kilogram, saat sekarang mencapai Rp59.000/kg, sedangkan yang berukuran 1-2 ons seharga Rp30.000/kg.

Untuk harga ikan bawal putih ukuran 0,5 kg saat sekarang mencapai Rp350.000/kg dan udang jerbung ukuran besar Rp230.000/kg, sedangkan yang kecil Rp110.000/kg.

"Padahal saat sekarang, nelayan rata-rata hanya bisa menangkap ikan layur maksimal 40 kg atau bawal putih sekitar 10-20 kg sekali melaut, sebelumnya bisa mencapai 100 kg. Selain tiga jenis ikan itu, kenaikan harga juga terjadi pada tengiri yang saat sekarang mencapai Rp60.000/kg," katanya.

Terkait dengan kondisi cuaca di perairan selatan Jawa Tengah, dia mengatakan hingga saat ini terpantau masih kondusif sehingga nelayan dapat melaut meskipun berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika tinggi gelombang maksimum berpotensi mencapai 3,5-4 meter.[]
 

EkonomiIkanCilacapJawa Tengah

 

 

Baca Juga