Kamis, 14 November 2019

 

 

Ekonomi UMKM

Bantu 53 Gerai Usaha Mikro, Jasa Raharja Banten Salurkan Rp1.15 Miliar

Ahmad Fiqi Purba
Senin, 15 Januari 2018 09:31 WIB

Bantu 53 Gerai Usaha Mikro, Jasa Raharja Banten Salurkan Rp1.15 Miliar
Ilustrasi (Antarafoto)

SOKSINEWS.COM, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Provinsi Banten selama tahun 2017 telah membantu sebanyak 53 unit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dengan total bantuan mencapai Rp1,15 miliar.

"Bantuan permodalan untuk UMKM tersebut disisihkan dari laba perusahaan dan diperuntukkan bagi usaha berbagai sektor baik perdagangan seperti warung, penjual sembako, warung nasi, juga sektor jasa seperti usaha indekosan, bengkel dan sektor perikanan seperti nelayan," kata Kepala Jasa Raharja Cabang Banten Suhadi, di Serang, Senin (15/1).

Menurut Suhadi, sebagaimana perusahaan BUMN lainnya, Jasa Raharja juga mempunyai Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) yang diwajibkan membantu usaha kecil di wilayah kerjanya masing-masing serta membantu sarana dan prasarana lingkungan seperti masjid, pondok pesantren, dan taman bacaan.

Jenis program tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility (CSR) ini, Jasa Raharja memberikan bantuan modal mulai dari Rp5 juta sampai Rp15 juta per unit usaha. Besaran bantuan itu tergantung dari kebutuhan dan besar usaha yang dikelolanya dengan tingkat suku bunga 3 persen per tahun.

"Besaran bunganya relatif sangat rendah, karena kami benar-benar ditugaskan memberdayakan UMKM agar ke depan bisa berkembang, sehingga dengan demikian dengan bunga yang rendah diharapkan bisa mengembalikan cicilan per bulan tepat waktu dan tidak terjadi tunggakan," kata Suhadi.

Ia menambahkan bagi pengusaha yang mampu mengembalikan pinjaman tanpa ada tunggakan selama waktu yang diberikan maksimal dua tahun tersebut, maka dibolehkan mengajukan pinjaman lebih besar jumlahnya dari yang sebelumnya.

"Misalnya pinjaman pertama sebesar Rp5 juta, kemudian dia mampu mengembalikan tepat waktu, maka dipinjamkan lagi sebesar Rp10 juta, bisa dipinjamkan Rp15 juta, bahkan Rp25 juta sampai Rp50 juta, jika memang memberikan rapor pengembalian yang baik, dengan sistem pembukuan yang juga bagus," katanya pula.

Para pengusaha kecil yang mendapatkan bantuan sampai saat ini Jasa Raharja Provinsi Banten telah menyalurkan dana kepada 453 unit itu, mereka tidak hanya diberikan uang tetapi juga pelatihan untuk meningkatkan manajemen usahanya agar bisa berkembang dengan baik.

Suhadi mengatakan, pada umumnya pengusaha kecil tersebut terkendala pada pembuatan laporan pembukuan keuangan yang sebenarnya sangat menentukan untuk mengetahui laba atau rugi suatu perusahaan.

Dalam program bina lingkungan, tahun 2017 ini Jasa Raharja membantu warga pedalaman Suku Badui dengan mendirikan taman bacaan (perpustakaan) dan membantu pengembangan masjid dan pondok pesantren Pada tahun 2018 Jasa Raharja Banten masih tetap memberikan bantuan kepada UMKM belum tersentuh oleh BUMN lainnya yang juga memberikan bantuan serupa melalui PKBL, dengan jumlah bantuan yang disediakan disesuaikan jumlah laba perusahaan.[]
 

Berita Lainnya

UMK Mataram Ditetapkan RP2.184.485

SOKSINEWS.COM, Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, telah menetapkan upah minimum kota (UMK) tahun 2020 sebesar . . .

Ekonomi Kamis, 14 November 2019

Presiden Jokowi Minta DIPA 2020 Dibelanjakan Secepatnya

SOKSINEWS.COM, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada pimpinan kementerian, lembaga, dan daerah, agar secepatnya membelanjakan . . .

Ekonomi Kamis, 14 November 2019

Kemenhub Serap APBN 2019 Baru Mencapai 69,30 Persen

SOKSINEWS.COM, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyerap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 baru mencapai 69,30 . . .

Ekonomi Rabu, 13 November 2019

LPS Imbau Masyarakat Tidak Tergiur Suku Bunga Bank Yang Tinggi

SOKSINEWS.COM, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur dengan tawaran suku bunga bank yang tinggi, . . .

Ekonomi Rabu, 13 November 2019

Bertemu Erick Thohir, Ahok: Saya Mau Dilibatkan Disalah Satu BUMN

SOKSINEWS.COM, Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mendatangi kantor Kementerian BUMN untuk bertemu Menteri . . .

Ekonomi Rabu, 13 November 2019