Kamis, 14 November 2019

 

 

Ekonomi Korporasi

Ratusan Petani Bawang di Pati Gelar Aksi Minta Pemerintah Stabilkan Harga

Ahmad Fiqi Purba
Senin, 15 Januari 2018 16:30 WIB

Ratusan Petani Bawang di Pati Gelar Aksi Minta Pemerintah Stabilkan Harga
lustrasi bawang merah (Foto: Antara/Oky Lukmansyah)

Ratusan Petani Bawang di Pati Gelar Aksi Minta Pemerintah Stabilkan Harga 

SOKSINEWS.COM, Ratusan petani bawang merah di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar aksi unjuk rasa untuk menuntut pemerintah menolong petani agar tidak mengalami kerugian yang lebih besar dengan menstabilkan harga jual bawang merah.

Aksi unjuk rasa ratusan petani bawang merah yang tergabung dalam Paguyuban Petani Bawang Merah Pati (PPBMP) digelar di Alun-alun Pati, digelar dengan mengusung sejumlah poster bertuliskan tentang keluhan petani soal anjloknya harga bawang merah.

Selain itu, pengunjuk rasa juga menampilkan pocong sebagai simbol kerugian petani bawang merah karena bukan keuntungan yang diperoleh, melainkan kerugian.

"Kami hanya bisa berharap kepada pemerintah agar bisa menstabilkan harga bawang merah," kata koordinator aksi Suparlan di Pati, Senin (15/1).

Ia mengaku, sedih karena harga jual bawang merah saat ini hanya dihargai Rp5.000 per kilogram, sedangkan harga yang bisa membuat petani untung berkisar Rp17.000/kg.

Menurut dia, pemerintah bisa membantu petani bawang merah, karena Bulog juga bisa melakukan penyerapan komoditas tersebut.

Sebelumnya, kata dia, Bulog juga berjanji akan menyerap, namun hingga sekarang belum juga terealisasi.

Ia mengaku, bingung harus mengadu ke mana, agar kerugian yang diderita petani bawang merah tidak semakin besar.

"Mudah-mudahan, Bupati Pati bisa mencarikan solusi terbaik atas kondisi yang dialami petani bawang merah saat ini," ujarnya.

Sumarno, petani bawang merah lainnya mengaku, petani bisa mengembalikan permodalan sangat disyukuri, karena harga jual Rp5.000/kg sangat merugikan petani.

Harga jual bawang merah mulai turun, kata dia, sejak pertengahan tahun 2017 dan berlanjut hingga sekarang.

Sementara itu, Wakil Bupati Pati Saiful Arifin saat menerima perwakilan petani bawang merah di aula Pendopo Kabupaten Pati menyatakan, kesiapannya membantu petani agar tidak mengalami kerugian yang cukup besar.

"Kami akan menginstruksikan semua PNS di Pati untuk membeli bawang merah dari petani di Pati sebagai bentuk gerakan solidaritas terhadap petani," ujarnya.

Setiap PNS, kata dia, akan diminta membeli dalam jumlah minimal dua kilogram dengan harga Rp15.000 per kilogramnya.

Ia menganggap, harga jual bawang sebesar Rp15.000/kg, tentu masih bisa dijangkau para PNS.

"Apalagi, tambahan penghasilan pegawai (TPP) PNS di Pati juga cukup tinggi," ujarnya.

Sementara jumlah PNS di Kabupaten Pati tercatat sebanyak 11.100 PNS, sehingga ketika semuanya bersedia membeli bawang merah petani tentunya bisa mengurangi beban kerugian yang bakal ditanggung petani.[]

Berita Lainnya

UMK Mataram Ditetapkan RP2.184.485

SOKSINEWS.COM, Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, telah menetapkan upah minimum kota (UMK) tahun 2020 sebesar . . .

Ekonomi Kamis, 14 November 2019

Presiden Jokowi Minta DIPA 2020 Dibelanjakan Secepatnya

SOKSINEWS.COM, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada pimpinan kementerian, lembaga, dan daerah, agar secepatnya membelanjakan . . .

Ekonomi Kamis, 14 November 2019

Kemenhub Serap APBN 2019 Baru Mencapai 69,30 Persen

SOKSINEWS.COM, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyerap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 baru mencapai 69,30 . . .

Ekonomi Rabu, 13 November 2019

LPS Imbau Masyarakat Tidak Tergiur Suku Bunga Bank Yang Tinggi

SOKSINEWS.COM, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur dengan tawaran suku bunga bank yang tinggi, . . .

Ekonomi Rabu, 13 November 2019

Bertemu Erick Thohir, Ahok: Saya Mau Dilibatkan Disalah Satu BUMN

SOKSINEWS.COM, Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mendatangi kantor Kementerian BUMN untuk bertemu Menteri . . .

Ekonomi Rabu, 13 November 2019