Selasa, 25 September 2018 -

 

 

Pemkab Sleman Beri Sanksi Kelompok Seni Langgar Kesopanan Saat Mentas 

Hiburan  -  Rabu, 17 Januari 2018, 13:38 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Kabupaten Sleman (Istimewa)

SOKSINEWS.COM, Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta memperingatkan dan mengancam memberikan sanksi kepada kelompok-kelompok seni yang melanggar etika kesopanan dalam pementasannya.

"Kelompok-kelompok seni pertunjukkan di Kabupaten Sleman harus memperhatikan pada etika kesopanan dan kesantunan dalam setiap penampilannya," kata Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman Aji Wulantara, Rabu (17/1).

Menurut dia, Pemkab Sleman melalui Dinas Kebudayaan setempat akan memberikan sanksi tegas kepada kelompok seni yang melanggar kesopanan dan kesusilaan saat melakukan pementasan.

"Jika melanggar akan diberikan peringatan sebagai bentuk pembinaan, akan tetapi apabila masih tetap dilakukan maka akan dicoret dari daftar dan akan dibebukan Nomor Induk Kebudayaan (NIK) dari kelompok seni dimaksud," katanya, seperti dilansir Antara.

Ia mengatakan, langkan tegas akan dilakukan tanpa pandang bulu bagi pelanggar, karena pada hakekatnya kebudayaan termasuk didalamnya seni pertunjukkan dimaksudkan untuk menjaga dan memajukan kebudayaan nasional yang adiluhung.

"Aspek hiburan dan tontontan harus diimbangi dengan aspek tuntunan dan tatanan, yakni mengajarkan perilaku yang baik dan menjunjung tinggi etika dan estetika selama penampilannya," katanya.

Aji mengatakan, terkait dengan pementasan salah satu kelompok jathilan di Kabupaten Sleman yang dipandang tidak etis saat pementasan akhir Desember 2017 pihak Dinas Kebudayaan sudah melayangkan teguran dan peringatan tertulis melalui Paguyuban Kesenian Jathilan Kabupaten Sleman (PKJS).

"Selain itu juga sudah menggundang ketua kelompok tersebut agar tidak mengulangi kejadian yang mencoreng citra seni pertunjukan di Kabupaten Sleman," katanya.

Ia berharap agar Paguyuban Kesenian Jathilan Kabupaten Sleman (PKJS) dapat melakukan pemantauan kepada semua kelompok yang berada di dalam naungannya. Terlebih lagi dengan adanya pengelompokan menjadi tiga wilayah, yakni Sleman Barat, sleman Tengah dan Sleman Timur maka kinerja PKJS ke depan akan dapat lebih efektif dalam melakukan pengawasan dan pembinaan kelompok-kelompok jathilan di Kabupaten Sleman.

"Kejadian tersebut hendaknya menjadi pembelajaran bagi semua jenis seni pertunjukan yang ada di Kabupaten Sleman untuk senantiasa mengedepankan etika dan norma-norma kesantunan selama melakukan pementasan. Untuk itu diharapkan kepada masyarakat luas untuk turut serta dan berpartisipasi aktif dalam melakukan pengawasan terhadap seni-seni pertunjukan di Kabupaten Sleman," katanya.[]
 

Disbud SlemanAji Wulantara

 

 

Baca Juga