Jumat, 23 Februari 2018 -

 

 

Kemenhub Alokasikan Rp1 Triliun Kembangkan Bandara Perbatasan RI dengan Malaysia

Ekonomi  -  Jumat, 19 Januari 2018, 08:54 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Kemenhub (Istimewa)

SOKSINEWS.COM, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan mengalokasikan Rp1 triliun untuk pengembangan bandara di wilayah perbatasan RI dengan Malaysia di Provinsi Kalimantan Utara.

"Kedua bandara yang mendapatkan alokasi anggaran melalui APBN ini adalah Bandara Long Bawan Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan dan Bandara Long Nawang Kabupaten Malinau," kata Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie di Tanjung Seloe, Jumat (19/1).

Dalam siaran persnya dikatakan bahwa pengembangan kedua bandara ini sebagai bagian dari program tol udara Kemenhub RI untuk meningkatkan sarana transportasi di wilayah perbatasan di daerah itu.

"Alokasi anggaran melalui APBN sebesar Rp1 triliun akan dipergunakan pada pengembangan dua bandara yang terletak di perbatasan dengan Malaysia yakni Long Bawan (Nunukan) dan Long Nawang (Malinau)," beber dia, seperti dilansir Antara.

Program tol udara di Provinsi Kaltara ini diyakini mampu mempermudah keluar masuknya barang kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan dengan Malaysia. Jika program ini terwujud maka beban masyarakat akan semakin berkurang sekaligus meningkatkan daya beli.

Sebenarnya, selain dua bandara yang telah mendapatkan alokasi anggaran masih ada empat lokasi di wilayah perbatasan yang layak masuk dalam program tol yaitu Long Apung, Pujungan, Data Dian dan Long Alango.

Keberadaan kedua bandara dengan program yang mirip dengan tol laut tersebut akan difungsikan dalam mendukung distribusi logistik ke wilayah perbatasan yang rencananya dilanjutkan ke wilayah lainnya di Indonesia bagian timur seperti Papua dan Papua Barat.

Dana sebesar Rp1 triliun ini akan digunakan dalam pengerasan landasan pacu kedua bandara tersebut sesuai standar yang telah ditentukan. Ditargetkan kedua bandara ini dapat didarati pesawat ATR (Aviation the Transport Regional)-42 pada 2018.

Irianto Lambrie mengatakan, alokasi anggaran untuk Bandara Long Bawan dan Long Nawang ini diserap dari pos anggaran pengembangan enam bandara lain di Kaltara.

Keenam bandara sebelumnya yang dialokasikan untuk pengembangan adalah Long Bawan (Nunukan), Bandara Nunukan, Long Apung dan Bandara RA Bessing (Malinau) dan Bandara Juwata Tarakan serta Bandara Tanjung Harapan Kabupaten Bulungan.[]

KemenhubBandaraRIMalaysiaKalimantan Utara

 

 

Baca Juga