Rabu, 21 November 2018 -

 

 

Harga Gabah di Banyumas Relatif Stabil

Ekonomi  -  Rabu, 31 Januari 2018, 13:54 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Ilustrasi (Istimewa)

SOKSINEWS.COM, Harga gabah kering panen di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, relatif stabil, kata Penanggung Jawab Upaya Khusus Kementerian Pertanian Wilayah Banyumas Apri Handono.

"Harga gabahnya stabil menurut saya karena kemarin ada isu kenaikan, ternyata di sini tidak (tidak naik, red). Jadi, rata-rata sekitar Rp5.000,00 per kilogram," katanya usai menghadiri panen padi di Desa Babakan, Kecamatan Karanglewas, Banyumas, Rabu (31/1).

Ia mengatakan seandainya saat sekarang Bulog ikut membantu menyerap gabah, sebenarnya badan usaha milik negara itu siap. Bahkan, kata dia, petani tidak dirugikan karena harganya bagus jika dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya dan produktivitasnya pun tinggi.

Mengenai kemungkinan harga gabah anjlok saat memasuki masa panen raya yang diperkirakan akan berlangsung pada pertengah bulan Februari hingga Maret, dia mengatakan bahwa hal itu tergantung pada kualitas gabah.

Kendati demikian, dia mengaku pesimistis harga gabah akan anjlok karena hal itu hanya isu.

"Kalau anjlok, akan ditangani oleh Pemerintah dengan harga yang stabil. Oleh karena itu, peran Bulog sangat diperlukan sehingga begitu harganya bisa diserap, Bulog harus kejar agar bisa sebagai cadangan pangan," kata dia yang juga Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu, Jawa Timur.

Terkait dengan panen padi di lahan sawah seluas 30 hektare milik Kelompok Tani Ngudi Makmur, Desa Babakan, Apri mengatakan bahwa hasilnya luar biasa jika dibandingkan dengan hasil panen bulan sebelumnya karena ada peningkatan.

"Kalau bulan kemarin rata-rata 4 ton per hektare, sekarang sudah mencapai di atas 6 ton per hektare. Bahkan, kalau hitungannya di atas 6,8 ton per hektare karena varietas Situ Bagendit yang ditanam di sini punya kualitas yang bagus," katanya.

Selain di Desa Babakan, Apri juga menghadiri panen padi di Desa Jambu, Kecamatan Wangon, Banyumas, dengan luas lahan 56 hektare milik Kelompok Tani Setya Bangun.

Padi yang dipanen di Desa Jambu merupakan varietas Ciherang dengan produktivitas 9,6 ton gabah kering panen per hektare.[]

GabahBanyumasJawa Tengah

 

 

Baca Juga