Jumat, 23 Februari 2018 -

 

 

Tanggulangi Ancaman Teror, Libya Tingkatkan Pengamanan 

Humaniora  -  Senin, 12 Februari 2018, 10:35 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Ilustrasi (Tirtoid)

SOKSINEWS.COM, Pemerintah yang berpusat di Libya Timur pada Minggu (11/2) mensahkan satu paket langkah pengamanan guna menanggulangi ancaman teror di Kota Benghazi di Libya Timur.

Pemerintah sementara tersebut mengatakan di dalam satu pernyataan bahwa pemimpin keamanan dan kabinet Benghazi telah memperketat langkah pengamanan guna mencegah ancaman teror di kota itu, setelah satu pertemuan darurat diselenggarakan dengan Perdana Menteri Abdullah Ath-Thanni.

"Kemenangan Angkatan Bersenjata dan tentara yang mendukung mereka di kota Benghazi hanya akan bernilai jika keamanan dicapai melakukan langkah keamanan, musuh menggunakan metode bunuh diri untuk merusak kestabilan keamanan di kota ini" kata Ath-Thanni, sebagaimana dikutip dari Xinhua, Senin (12/2).

Pemerintah mengeluarkan instruksi untuk memasang kamera dan sistem pemantauan untuk masjid di kota itu dan menghubungkannya dengan Kamar Keamanan Utama Kementerian Dalam Negeri.

Langkah tersebut meliputi pasokan empat kendaraan pendeteksi ledakan dengan nilai 12 juta dolar AS, serta pemasangan 700 kamera di kota itu dan sistem pemisah komunikasi di masjid.

Para pejabat, selama pertemuan tersebut, sepakat untuk meningkatkan pasukan polisi dan mengaktifkan pasukan infantri, serta menggunakan anjing polisi.

Dua orang tewas dan 143 orang lagi cedera, termasuk anak kecil, dalam satu ledakan yang terjadi di dalam masjid pada Jumat di Benghazi.

Dua serangan bom mobil terjadi di satu masjid di Kabupaten Salmani di Benghazi dua pekan sebelumnya, saat orang yang beribadah meninggalkan masjid itu, setelah Shalat Isya. Sebanyak 34 orang tewas dan lebih dari 100 orang lagi cedera, kebanyakan warga sipil.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung-jawab atas kedua pemboman tersebut. Namun, menurut penyelidikan awal, serangan itu tampaknya dilancarkan oleh organisasi teror.[]

Libya TimurTerorBenghazi

 

 

Baca Juga