Rabu, 23 Mei 2018 -

 

 

Polri Imbau Masyarakat Tetap Tenang Terkait Kasus Penyerangan Gereja St Lidwina

Nasional  -  Senin, 12 Februari 2018, 14:56 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Polisi Mohammad Iqbal. (Istimewa)

SOKSINEWS.COM, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Polisi Mohammad Iqbal mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak takut menyusul terjadinya aksi penyerangan terhadap Gereja Santa Lidwina Bedog, Yogyakarta pada Minggu (11/2).

"Mari kita sepakat bahwa kita tidak takut dengan kejadian ini. Kita tidak takut, Indonesia tidak takut. Kami imbau masyarakat tetap tenang dan beraktifitas seperti biasa," kata Brigjen Iqbal di Mabes Polri, Jakarta, Senin.

Menurut dia, tim Densus 88 Antiteror dibantu oleh Polda DIY masih bekerja untuk mengungkap kasus ini.

"Kalau sudah terungkap motifnya, kami akan sampaikan," katanya.

Seperti dilansir dari kantor berita Antara, Iqbal menyampaikan, kedepannya pengamanan di tempat-tempat ibadah juga akan ditingkatkan dengan patroli polisi.

"Tetap berjaga dengan patroli, tapi kami tidak akan terlalu reaktif dengan hal (kasus) ini," katanya.

Mantan kapolresta Surabaya ini berujar patroli polisi akan dilaksanakan dengan melibatkan jajaran TNI dan pemuda gereja untuk menjaga keamanan gereja-gereja setempat.

Sebelumnya, seseorang tak dikenal menyerang Gereja Santa Lidwina, Jambon Trihanggo, Gamping, Sleman, DI Yogyakarta pada saat umat Katolik melaksanakan ibadah misa, Minggu (11/2) pagi.

Empat orang terluka dalam kejadian tersebut. Dua orang anggota jemaat gereja bernama Yohanes dan Budijono. Seorang pastor asal Jerman bernama Romo Prier dan seorang polisi yakni Aiptu Munir.

Pelaku yang belakangan diketahui bernama Suliyono (22) akhirnya dilumpuhkan polisi karena tetap melawan.

Pelaku dibawa ke RS UGM, Sleman, DIY untuk menjalani perawatan. Sementara para korban dibawa ke RS Panti Rapih, Sleman.[]

PolriBrigjen Pol Mohammad IqbalGereja St Santa LidwinaBedog Yogyakarta

 

 

Baca Juga