Rabu, 23 Mei 2018 -

 

 

Warga Depok Keluhkan Sulit Dapatkan ORI Difteri 

Nasional  -  Senin, 12 Februari 2018, 16:48 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Ilustrasi (Istimewa)

SOKSINEWS.COM, Sejumlah warga di Kota Depok kesulitan untuk mendapatkan imunisasi ulang atau "outbreak response immunization" (ORI) difteri yang kedua di sejumlah layanan kesehatan karena belum tersedianya vaksin.

"Sudah dua kali ke puskesmas tapi pulang lagi karena belum ada stok vaksin untuk ORI kedua," kata salah satu warga Nana Febrina usai mengunjungi Puskesmas Cimanggis Depok, Senin (12/2).

Nana membawa putranya ke puskesmas pada akhir Januari untuk imunisasi ulang difteri kedua, namun harus kembali pulang karena stok vaksin hanya diprioritaskan untuk ORI difteri tahap pertama. Hari ini Nana kembali ke puskesmas yang sama dan tetap tanpa hasil.

Alhasil, Nana yang tinggal di Kecamatan Beji harus pergi ke salah satu puskesmas di Kecamatan Cilodong yang sudah melaksanakan ORI difteri kedua.

Karena ketidaktersediaan vaksin tersebut ORI difteri tahap kedua tertunda selama satu bulan dari yang dijadwalkan.

Salah satu warga Kecamatan Beji Depok lainnya Hidzagus Prawati juga mengaku belum mengimunisasi difteri tahap dua untuk putranya yang berusia 1,5 tahun.

"Belum, belum ORI difteri kedua. Tadi habis dari posyandu pemantauan kesehatan rutin, nggak ada info soal difteri," kata Hidzagus, seperti dilansir dari kantor berita Antara.

Kementerian Kesehatan menyediakan vaksin difteri untuk pelaksanaan ORI difteri yang akan diberikan pada anak usia satu tahun hingga di bawah 19 tahun.

Kemenkes menyediakan vaksin secara gratis sementara pelaksanaannya dibebankan kepada pemerintah daerah.

Pelaksanaan ORI difteri masih dalam proses dan akan terus berlanjut hingga pertengahan tahun 2018.

ORI difteri dilakukan dalam tiga tahap dalam periode bulan pertama, satu bulan setelahnya dan enam bulan setelah imunisasi ulang bulan pertama.[]

DifteriORIDepokJawa Barat

 

 

Baca Juga