Senin, 03 Agustus 2020

 

 

Ekonomi UMKM

Wow! Tepung Kelapa Sulut Makin Diminati di Italia

Sunardi Panjaitan
Senin, 19 Februari 2018 11:39 WIB

Wow! Tepung Kelapa Sulut Makin Diminati di Italia
Tepung Kelapa (Ilustrasi)

SOKSINEWS.COM, Italia menjadi salah satu negara yang makin meminati produk tepung kelapa asal Sulawesi Utara. Hal ini terlihat dari permintaan negara tersebut cukup tinggi.

"Pada bulan Februari 2018, Sulut telah mengekspor tepung kelapa ke Italia 25 ton dan mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar 53.750 dolar Amerika Serikat," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut Jenny Karouw di Manado, Senin (19/1).

Jenny mengatakan tepung kelapa yang diekspor ke Italia merupakan kualitas baik.

"Italia sebelumnya hanya melakukan permintaan produk turunan pala yakni biji pala dan bunga pala, tapi kali ini sudah merambah ke produk turunan kelapa," jelasnya.

Pengekspor, katanya, harus jeli menangkap peluang tersebut sehingga semakin banyak pendapatan devisa negara.

Tepung kelapa, katanya, merupakan produk turunan dari kelapa yang diproses sedemikian rupa sehingga menjadi bahan makanan untuk membuat kue, roti dan sebagainya.

Sehingga pemerintah terus mengingatkan agar pengekspor Sulut dapat menjaga akses pasar yang sudah tercipta tersebut. Dengan demikian, diharapkan pasar akan merambah ke negara tetangga lainnya di Eropa, Asia, Amerika dan Afrika lebih besar lagi.

Pembeli internasional jika sudah memutuskan membeli suatu produk, menurut dia, berarti telah melewati berbagai tahapan seleksi.

"Pasar internasional memilih tepung kelapa Sulut berarti kualitasnya sudah teruji dan diharapkan dapat dipertahankan ataupun lebih ditingkatkan," katanya.

Pemerintah berharap agar produk turunan kelapa yang diekspor bukan hanya tepung kelapa. Tapi bisa lebih banyak lagi diversifikasinya karena mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar.

Dia mengatakan, ada puluhan negara tujuan tepung kelapa Sulut, diantaranya adalah Jerman, Rusia, Tiongkok, Inggris, Belanda, Selandia Baru, Italia, Mesir, Slovenia, Brasil, Australia, Belgia, Uruguay, Amerika Serikat, Korea. Kemudian ke Austria, Afrika Selatan, Hongkong, Taiwan, Uni Arab Emirat, Lithuania, Argentina, Angola, Hungaria, NOrwegia, Kasakztan, Polandia, Georgia, Portugal, Latvia, dan Yunani.[]

Berita Lainnya

Bandara Semarang Layani Penerbangan Terbatas Saat Pandemi COVID-19

SOKSINEWS.COM, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Kota Semarang, Jawa Tengah, mulai melayani penerbangan sejumlah maskapai . . .

Ekonomi Sabtu, 09 Mei 2020

Kemenkeu Ungkap Ruangguru Paling Banyak Dipilih Peserta Prakerja

SOKSINEWS.COM, Kementerian Keuangan mengungkap mitra Kartu Prakerja yakni Ruangguru menjadi kanal digital yang paling banyak dipilih . . .

Ekonomi Jumat, 08 Mei 2020

Sri Mulyani : Percepatan Bansos Tahan Penurunan Konsumsi Di Kuartal II

SOKSINEWS.COM, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan keputusan pemerintah untuk mempercepat penyaluran bantuan sosial . . .

Ekonomi Jumat, 08 Mei 2020

Industri masih jadi penyumbang tertinggi pertumbuhan ekonomi kuartal I

SOKSINEWS.COM, Sektor industri masih memberikan kontribusi paling besar terhadap struktur produk domestik bruto (PDB) nasional . . .

Ekonomi Rabu, 06 Mei 2020

Kementan sebut bawang merah segera panen raya

SOKSINEWS.COM, Kementerian Pertanian menyatakan bahwa komoditas bawang merah yang kini harganya masih terpantau tinggi, akan segera . . .

Ekonomi Senin, 04 Mei 2020