Sabtu, 22 September 2018 -

 

 

Pemkot Palembang Terus Benahi Destinasi Wisata Hadapi Asian Games 

Hiburan  -  Senin, 05 Maret 2018, 13:39 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Jembatan Ampera (Wikipedia)

SOKSINEWS.COM, Palembang yang merupakan ibu kota Provinsi Sumatera Selatan ternyata memiliki banyak tempat wisata yang indah dan menarik untuk dikunjungi oleh para wisatawan nusantara maupun dari mancanegara.

Apalagi sekarang ini Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pariwisata setempat terus berupaya untuk menambah sejumlah destinasi wisata sehingga para wisatawan nantinya banyak pilihan tempat yang akan dikunjungi bila berada di kota tersebut.

Pada tahun 2018 ini banyak destinasi yang ditambah bahkan ada beberapa yang baru diresmikan seperti Tugu Belido, Sekanak Bersolek dan Lorong Basah, kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Isnaini Madani.

Menurut dia, banyak sekali destinasi baru yang ditampilkan dan ke depan akan tambah lagi seiring dengan waktu.

"Ke depan kami akan menata Kampung Sungai Lumpur di Kelurahan 11 Ulu untuk dijadikan destinasi wisata, karena di sana banyak terdapat rumah-rumah lama," katanya.

Ia menuturkan, Kampung Sungai Lumpur itu lokasinya di dekat Klenteng Dewi Kwam Im di sana juga ada lapangannya dan dikelilingi sekitar tujuh rumah lama yang usianya 300 sampai 400 tahun.

Rumah-rumah lama itu, ada rumah limas, rumah uluan dan rumah gudang tapi rumah heritage semua, karena itu pihaknya akan segera menata Kampung Sungai Lumpur tersebut, sebab disana juga ada masjid Sungai Lumpur yang usianya lebih tua sedikit dari Masjid Kimerogan.

Kemudian juga ada Sungai Lumpur dan ini lebih bagus dan indah sehingga potensinya sangat tinggi menjadi salah satu destinasi wisata.

Selain itu, lanjutnya di kawasan tersebut juga terdapat jembatan-jembatan yang sudah melengkung-melengkung seperti di Venesia sehingga nantinya akan menarik untuk dikunjungi.

"Kami akan memperbanyak destinasi wisata yang nantinya menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan yang datang ke Kota Palembang," ujarnya.

Sehubungan dengan hal itu pula pihaknya juga akan membangun dermaga wisata di Kampung Al Munawar sehingga wisatawan bisa berkunjung ke destinasi wisata itu melalui jalur Sungai Musi.

"Dermaga wisata di Kampung Al Munawar itu akan dibangun pada tahun 2018 ini sehingga kapal yang ke Pulau Kemaro nantinya bisa sandar juga di sana," ujarnya.

Selama ini wisatawan yang naik kapal Kembang Dadar dan Sigentar Alam hanya berkunjung ke Pulau Kemaro, tidak ada pilihan objek wisata yang lain.

"Jika dermaga wisata itu sudah dibangun maka wisatawan yang berkunjung ke Pulau Kemaro bisa mampir juga ke Kampung Al Munawar," katanya.

Ia menyatakan, dermaga wisata Kampung Al Munawar itu akan dibangun dengan anggaran yang berasal dari dana alokasi khusus (DAK) kementerian.

"Secepatnya dermaga wisata Kampung Al Munawar itu akan dibangun, sekarang masih menunggu anggarannya sekitar Rp1 miliar lebih," ujarnya.

Sementara, untuk anggaran pariwisata Kota Palembang sendiri pada tahun 2018 sekitar Rp7 miliar lebih atau lebih besar sedikit dari tahun sebelumnya.

Karena itu, untuk menata pariwisata di Kota Palembang pihaknya juga mengharapkan bantuan dari dana tanggung jawab sosial perusahaan atau "corporate social responsibility" (CSR).

Ia mengakui, sekarang ini sudah ada perusahaan yang membantu antara lain PTBA membantu Tugu Belido, kemudian PDAM, Bank SumselBabel, PT Semen Baturaja dan perusahaan lainnya.

"Kami juga mengharapkan bantuan dari perusahaan lainnya seperti dari Pertamina dan PT Pusri," katanya.

Siapkan Kegiatan Lebih jauh ia menyampaikan, dalam menyambut Asian Games 2018 di Palembang ada 65 destinasi dan yang terbanyak di Sumatera Selatan, karena Palembang merupakan ibukota provinsi.

Dari 65 destinasi hanya difokuskan pada 13 destinasi saja yang memang benar-benar sudah memiliki nilai jual termasuk Kampung Kapitan, Pulau Kemaro, Kampung Al Munawar, Kimoragan, Benteng Kuto Besak, Tugu Belido, Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS), Museum Balaputra Dewa, Sabo Kingking, Ki Gede Ing Suro, jadi ada 13 destinasi termasuk Jakabaring Sport City.

"Tidak hanya cukup di sana untuk melayani wisatawan kami akan membuat pusat-pusat keramaian, atraksi kegiatan supaya wisatawan baik itu atlet, official dan orang yang datang ke Palembang dengan memanfaatkan event Asian Games 2018 ini baik nusantara dan mancanegara serta daerah-daerah provinsi tetangga lainnya seperti dari Lampung dan Jambi," ujarnya.

Paling tidak ada empat plus satu pusat keramaian atau kegiatan yang akan dilaksanakan yaitu pusat atraksi akan dibuat di Plaza Benteng Kuto Besak Palembang dan sekitarnya. Jadi, mulai dari Plaza Benteng Kuto Besak, Tugu Belido sampai Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) akan dibuat pusat atraksi, nanti semua atraksi ada di sana.

Untuk konsepnya kerja gotong royong dan bekerja sama dengan kementerian kebudayaan kemudian dinas pariwisata dan kebudayaan provinsi Sumatera Selatan serta dibantu juga dari dinas pariwisata dari 17 kabupaten dan kota di Sumsel.

Jadi, akan ramaikan Benteng Kuto Besak selama satu bulan selama event Asian Games 2018 berlangsung. Kegiatan ini dilaksanakan satu minggu sebelum dan satu minggu setelah penutupan Asian Games, sementara Asian Games sendiri dilaksanakan sekitar dua minggu, jadi selama satu bulan.

Selanjutnya yang kedua juga ada pusat cindera mata dan kerajinan yang lokasinya nanti di bawah Jembatan Ampera yang dulu pernah menjadi tempat festival pasar seni.

Kemudian yang ketiga pusat kuliner di Lorong Basah, jadi atlet dan tamu-tamu yang datang ke Palembang bisa menikmati kuliner khas daerah ini di sana pada malam hari, karena kalau siang para atlet bertanding, tuturnya.

Yang keempat pusat belanja yaitu di Pasar 16 Ilir dan sekitarnya. Jadi, bukan hanya di gedung Pasar 16 Ilir saja, tapi juga toko-toko sekitarnya.

Itulah empat pusat keramaian atau kegiatan sedangkan plus satunya kombinasi dari empat kegiatan itu nantinya ada Festival Kambang Iwak bekerja sama dengan pihak ketiga.

Di Kambang Iwak, nantiya digelar festival, jadi pada Asian Games 2018 ada empat plus satu pusat kegiatan dan keramaian kemudian ada 13 destinasi yang memiliki nilai jual yang akan dipersiapkan.

Belum lagi kereta ringan atau LRT (light right transit) yang tentunya juga bisa menjadi destinasi wisata, karena tidak banyak kota-kota di dunia yang sudah memilikinya.

Sementara kalau di Indonesia sendiri baru di Kota Palembang dan ini tentunya menjadi daya tarik tersendiri untuk menjadi objek wisata, katanya.

Sementara Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Selatan Yos Rusdiansyah menambahkan, wisatawan Malaysia terbanyak berkunjung ke Sumatera Selatan pada Januari 2018 setelah dibukanya penerbangan langsung dari negara tersebut dan sebaliknya.

Kunjungan wisatawan Malaysia pada 2018 ini paling banyak ke Sumatera Selatan yaitu 423 orang atau 52,55 persen, kemudian disusul wisatawan Singapura sebanyak 164 orang atau 20,37 persen serta Tiongkok dan Australia, katanya.[]
 

Sumber: Antara

PalembangWisataAsian Games

 

 

Baca Juga