Kamis, 18 Oktober 2018 -

 

 

Pemerintah Tawarkan Vietnam Periksa Pabrik Otomotif Indonesia 

Teknologi  -  Senin, 05 Maret 2018, 18:02 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Sejumlah mobil Toyota Calya dan Daihatsu Sigra di pabrik PT Astra Daihatsu Motor, Karawang,Jawa Barat, Selasa (2/8). (Istimewa)

SOKSINEWS.COM, Pemerintah Indonesia menawarkan kepada pemerintah Vietnam untuk melakukan pemeriksaan kepada pabrik otomotif di Indonesia.

"Jadi pabriknya waktu industri proses, mari kita periksa," kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita ditemui di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin terkait kebijakan proteksi atas ekspor otomotif ke Vietnam.

Ekspor produk otomotif Indonesia ke Vietnam hingga Maret 2018 terhenti karena kebijakan pemerintah Vietnam yang memberlakukan dua peraturan baru terkait impor kendaraan bermotor.

Peraturan itu adalah Prime Minister Decree No. 116/2017 (Decree on Requirements for Manufacturing, Assembly and Import of Motor Vehicle and Trade in Motor Vehicle Warranty and Maintenance Services) dan Circular No. 03/2018 (regulation on the checking on imported automobiles for technical safety and environmental protection in line with the Decree No. 116/2017/ND-CP).

Enggartiasto menjelaskan Indonesia telah mengirim delegasi untuk menyampaikan sejumlah usulan atas kebijakan tersebut.

Dia menambahkan usulan tersebut akan diterjemahkan ke Bahasa Vietnam.

Mendag menjelaskan untuk saat ini setiap pengiriman unit kendaraan diperiksa oleh pemerintah Vietnam.

Pemeriksaan dilakukan untuk menguji emisi dan uji keselamatan yang dilakukan sesuai dengan regulasi pemerintah Vietnam.

Terkait kebijakan proteksi atas otomotif yang dapat berdampak kepada nilai ekspor Indonesia itu, pemerintah juga berkoordinasi dengan pihak Jepang sebagai pemegang merk kendaraan yang berproduksi di Indonesia.

Enggar menyampaikan penurunan penjualan kendaraan juga berpotensi terjadi di Thailand yang juga memiliki pabrik produksi kendaraan asal Negeri Sakura itu.

Indonesia telah mengutus delegasi yang melakukan rangkaian konsultasi teknis dengan Pemerintah Vietnam dan asosiasi kendaraan bermotor Vietnam yang terdiri atas perwakilan Kementerian Perdagangan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Perindustrian, dan GAIKINDO.

Delegasi tersebut melakukan pertemuan-pertemuan terpisah dengan Deputy Minister of Industry and Trade Tran Quoc Kanh, Vice Chairman of The Government/Prime Minister Office Nguyen Cao Luc, Deputy Minister of Transport Le Dinh Tho, dan Chairman of Vietnam Automobile Manufacturers Association (VAMA) Toru Konishita.

Deputy Minister Vietnam Le Dinh Tho menyampaikan pada dasarnya VTA yang dimiliki Indonesia telah diterima secara positif oleh Vietnam.

Kendati demikian masih diperlukan sejumlah penambahan informasi terkait elemen data sesuai peraturan pemerintah Vietnam.[]

Pemerintah IndonesiaVietnamOtomotif

 

 

Baca Juga