Selasa, 20 Agustus 2019 -

 

 

Informasi Cuaca Sukseskan Perjalanan Tol Laut 

Nasional  -  Selasa, 06 Maret 2018, 14:25 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Kapal logistik ini merupakan bagian dari program tol laut yang dicanangkan Presiden Joko Widodo sejak masa awal pemerintahannya.

SOKSINEWS.COM, Kepala Balai Besar Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I, Edison Kurniawan mengatakan informasi cuaca di wilayah perairan yang masuk dalam trayek tol laut turut menyukseskan program kemaritiman yang dicanangkan Pemerintah Indonesia.

"Layanan informasi cuaca pasti dibutuhkan pihak-pihak terkait yang menyelenggarakan program kemaritiman," katanya di Padang, Selasa (6/3) saat menghadiri kegiatan sekolah lapang nelayan yang digelar BMKG Maritim di Kota Padang, Sumatera Barat.

Berdasarkan informasi, lanjutnya, tol laut ditargetkan memiliki 24 pelabuhan penghubung atau "feeder" yang akan dibangun.

Untuk itu, katanya, layanan informasi cuaca dan iklim dari BMKG agar konektivitas antarwilayah terhubung cukup penting.

Agar tol laut dapat berjalan lancar dan sesuai rencana, mesti diperkirakan pengaruh kondisi angin, gelombang laut, dan cuaca di perairan, oleh sebab itu pihaknya berkomitmen menginformasikannya kepada pihak terkait.

Apalagi, pada waktu tertentu ada namanya angin barat yang berhembus dari Benua Asia ke Benua Australia berpotensi meningkatkan ketinggian gelombang dan curah hujan tinggi di Indonesia bagian barat.

"Angin ini terjadi antara Oktober sampai April setiap tahunnya di Indonesia," ujar dia.

Oleh sebab itu, BMKG dan Kementerian Perhubungan harus bersinergi dalam program prioritas nasional terutama konektivitas nasional untuk daerah terpencil yang meliputi darat, laut dan udara, katanya.

Apalagi, kata Edison, Indonesia pada hakikatnya adalah negara maritim terutama sebagai sebagai penghubung antar wilayah antar pulau terutama untuk angkutan barang sangat penting, maka layanan informasi BMKG akan menjadi sangat dibutuhkan di sini.

Sebelumnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan BMKG memiliki peran vital dalam program tol laut yang telah dilaksanakan Kementerian Perhubungan selama ini.

"Utamanya dalam penyediaan layanan informasi cuaca dan iklim bagi kapal-kapal yang berada di trayek atau rute tol laut," tambahnya.

Pada 2018, pemerintah menargetkan 15 trayek tol laut, salah satunya Teluk Bayur-Pulau Nias di Gunung Sitoli-Mentawai di Sikakap-Pulau Enggano Bengkulu.[]

BMKGEdison KurniawanTol Laut

 

 

Baca Juga