Senin, 24 September 2018 -

 

 

MUI Lebak Harapkan Pemerintah Terapkan Hukuman Mati Bagi Koruptor

Nasional  -  Kamis, 08 Maret 2018, 10:49 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

SOKSINEWS.COM, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak, Banten KH Baidjuri menilai para koruptor layak dihukum mati karena menimbulkan kerusakan cukup dahsyat dan merugikan kehidupan masyarakat banyak.

"Kita berharap pemerintah bisa menerapkan hukuman mati bagi koruptor, tetapi yang nilainya korupsinya di atas Rp500 miliar. Penerapan hukuman mati itu agar memberikan efek jera kepada pelaku lainnya," kata Kiyai Baidjuri di Lebak, Kamis (8/3).

Kasus korupsi di Tanah Air sudah menjadikan "darurat" karena Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hampir setiap pekan menangkap pelaku koruptor.

Mereka pelaku korupsi itu melibatkan banyak pihak dan tidak dilakukan sendiri.

Dimana pelaku koruptor yang ditangkap KPK itu di antaranya terdapat kepala daerah, pengusaha,legislatif dan swasta.

Praktik kejahatan korupsi itu tentu menimbulkan keprihatinan dan perlu penerapan hukuman tegas di antaranya diterapkan hukuman mati.

Selama ini, hukuman bagi pelaku korupsi sangat ringan dan tidak sebanding dengan hukuman bagi pelaku terorisme dan narkoba.

"Saya kira koruptor yang merugikan uang negara sebaiknya diberikan hukuman mati atau sama dengan pelaku penyalanggunaan narkoba," katanya, dikutip Antara.

Untuk mencegah kejahatan korupsi,sebetulnya Undang-Undang maupun Peraturan yang dibuat pemerintah sudah bagus.

Namun, pelaku korupsi itu dilakukan akibat lemahnya mental pejabat saja sehingga penanganan kasus korupsi di Tanah Air sulit dilakukan pemberantasan maupun pencegahan.

Meskipun saat ini sudah terbentuk Lembaga KPK, namun perbuatan korupsi semakin menggurita dan pelakunya mulai kepala daerah, legislatif,pejabat negara, pengusaha hingga ketua partai politik.

Korupsi itu merupakan kejahatan luar biasa dan merugikan masyarakat banyak, seperti proyek pembangunan jika dilakukan korupsi tentu hasilnya tidak maksimal.

Selama ini, korupsi belum bisa dituntaskan secara penegakan hukum maupun pendekatan spiritual.

Sebetulnya, perbuatan korupsi identik dengan tindakan terorisme dan narkoba, karena secara langsung membunuh masyarakat Indonesia, sehingga pelakunya layak dihukum mati.[]
 

MUILebakKPKKoruptor

 

 

Baca Juga