Kamis, 18 Oktober 2018 -

 

 

Bamsoet Harapkan Kerjasama Bilateral Indonesia-Kazakhstan Meningkat Signifikan 

Nasional  -  Selasa, 13 Maret 2018, 14:15 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Ketua DPR, Bambang Soesatyo. FOTO: Antara.

SOKSINEWS.COM, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo berharap kerja sama bilateral antara Indonesia - Kazakhstan bisa terus meningkat signifikan dan institusinya melalui fungsi legislasinya akan membantu pemerintah Indonesia-Kazakhstan dalam meningkatkan investasi di masing-masing negara.

"Nilai perdagangan Indonesia - Kazakhstan pada tahun 2017 mencapai 52,92 juta dolar AS, meningkat dari tahun 2016 yang hanya 22,12 juta dolar AS," kata Bambang di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (13/3).

Hal itu dikatakannya saat melakukan pertemuan dengan Ketua Senat Parlemen Kazakhstan H.E. Mr Kassym Jomart Tokayev dan delegasi anggota Parlemen Kazakhstan di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Dia mengatakan memasuki 25 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Kazakhstan hubungan kedua negara terus berjalan dengan baik dan tidak ada masalah politik maupun gangguan lainnya.

Menurut dia, kedua negara juga sudah membentuk Komisi Bersama Kerja Sama Ekonomi dan Forum Konsultasi Bilateral sehingga hubungan baik itu merupakan modal penting dalam meningkatkan kerja sama kedua negara.

"Khusus di bidang perdagangan, saya minta tolong Mr Kassym Jomart Tokayev memberikan kemudahan bagi Indonesia melakukan ekspor beberapa produk unggulan yang sudah masuk ke Kazakhstan, antara lain minyak kelapa (kopra), minyak sayur, produk kecantikan kulit dan lem," ujarnya, dikutip Antara.

Dia juga mengajak Senat Parlemen Kazakhstan bekerja sama di forum internasional seperti Inter Parliamentary Union (IPU) maupun di Uni Parlemen Negara Anggota Organisasi Kerja Sama Islam (PUIC), terutama dalam memelihara stabilitas keamanan dan perdamaian dunia," jelas Bamsoet.

Selain itu Bambang juga mengundang Senat Parlemen Kazakhstan hadir dalam World Parliamentary Forum On Sustainable Development 2018, yang merupakan Forum Parlemen Dunia yang diinisiasi dan diselenggarakan di Indonesia.

"DPR RI telah menginisiasi Forum Parlemen Dunia membahas perkembangan SGDs. Pertama kali diselenggarakan pada 2017 di Nusa Dua, Bali, dan kami harap di tahun 2018 Senat Parlemen Kazakhstan bisa berpartisipasi," katanya.

Dia berharap kebersamaan antara parlemen Indonesia dan Kazakhstan bisa mencari solusi terbaik mengurangi kemiskinan, kesenjangan dan ketidakadilan, serta menghadapi perubahan iklim dalam kerangka pembangunan berkelanjutan.

Ketua Senat Parlemen Kazakhstan H.E. Mr Kassym Jomart Tokayev menjelaskan Kazakhstan saat ini aktif terlibat dalam "One Belt One Road" yang digagas China sehingga mereka mempunyai akses kerja sama ke pelabuhan di China.

Dia menilai Indonesia merupakan "key partner" dalam mengembangkan hubungan Kazakhstan ke berbagai negara lain di Asia Tenggara.

"Kami harap melalui akses pelabuhan di China, bisa mempermudah akses laju barang Indonesia - Kazakhstan sehingga dapat meningkatkan kerja sama perdagangan kedua negara," katanya.

Selain dalam hubungan perdagangan, Bambang dan Mr. Kassym Jomart Tokayev juga ingin penguatan hubungan antar masyarakat melalui kerja sama pendidikan, kebudayaan dan pariwisata.[]

DPRKetua DPRBambang SoesatyoKazakhstan

 

 

Baca Juga