Rabu, 26 September 2018 -

 

 

Rupiah Jumat Pagi Dibuka Sumringah

Ekonomi  -  Jumat, 13 April 2018, 10:30 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Teller menunjukkan uang rupiah yang ditransaksikan di kantor pusat BNI, Jakarta, Senin (19/3). Bank Indonesia menyatakan penyaluran kredit perbankan pada Februari 2018 tumbuh delapan persen (tahun ke tahun/yoy), dibandingkan pada Januari 2018 yang me

SOKSINEWS.COM, Pergerakkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) Jumat (13/4) dibuka sumringah.

Mata uang garuda dibuka menguat 15 poin menjadi Rp13.752 dibanding posisi sebelumnya Rp13.767/USD.

"Ketegangan geopolitik di Suriah yang sedikit mereda membuat sentimen terhadap aset mata uang berisiko kembali diminati," kata analis dari Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (13/4).

Ia menambahkan adanya penilaian Bank Dunia terhadap pertumbuhan ekonomi Asia Timur dan Pasifik juga mulai direspon positif pelaku pasar sehinggga mata uang rupiah terapresiasi terhadap doolar AS. Apalagi, Indonesia juga didukung sektor investasi dan konsumsi yang baik.

Selain itu, kata dia, apresiasi rupiah juga dipicu sentimen positif dari lembaga pemeringkat Moody's Investor Service (Moody's) yang meningkatkan Sovereign Credit Rating (SCR) menjadi Baa2 dengan outlook stabil.

"Akumulasi sentimen positif itu membuat mata uanng rupiah menguat terhadap dolar AS," katanya.

Namun, ia mengatakan, salah satu faktor yang dapat membatasi apresiasi rupiah, yakni pernyataan The Fed yang bernada hawkish terhadap suku bunga acuannya.

Ekonom dari Samuel Sekuritas, Ahmad Mikail menambahkan rupiah menguat sering kemungkinan investor asing yang kembali masuk ke pasar obligasi dan saham di dalam negeri.

"Rupiah kemungkinan bergerak di rentang Rp13.730-Rp13.780 per dolar AS," katanya.[]
 

RupiahUSDReza Priyambada

 

 

Baca Juga