Selasa, 24 Juli 2018 -

 

 

AHY Ingatkan Santri Jaga Perdamaian NKRI

Nasional  -  Jumat, 13 April 2018, 14:28 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (kedua kanan) didampingi Istri Annisa Pohan (kanan) menghadiri turnamen futsal AHY Cup di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/3). ANTARAFOTO

SOKSINEWS.COM, Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengingatkan para santri dan santriwati untuk menjaga perdamaian dalam keberagaman agar masyarakat dapat hidup damai di dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Ukuwah Islamiyah harus terus dipelihara, tetapi ukuwah insaniyah juga harus dilakukan dari hari ke hari sehingga kita bisa hidup damai dan tenteram di dalam wadah NKRI," kata Agus Harimurti dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat (13/4).

Hal itu dikatakannya dalam rangka memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran (PPTQ) Al- Asy'ariyyah, Kalibeber, Wonosobo, Kamis (12/4) malam.

AHY mengingatkan Indonesia memiliki Pancasila yang salah satu nilainya adalah menjunjung tinggi persatuan diatas keberagaman sehingga umat bisa hidup saling berdampingan.

Karena itu dia berharap Indonesia secara internal selalu menjaga perdamaian yang hakiki dengan mengedepankan toleransi dan tenggang rasa diantara kita semuanya.

"Indonesia memiliki Pancasila dan Merah Putih sehingga kita senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan di atas keberagaman yang kita miliki," ujarnya.

AHY juga mengajak para santri dan santriwati untuk peduli kepada sesama umat Islam dimana pun berada, terkait dengan apa yang terjadi di Timur Tengah, dari penggunaan senjata kimia di Suriah, pembantaian etnis minoritas Islam Rohingya di Myanmar, hingga penembakan secara brutal di Palestina baru-baru ini.

Dia menilai umat muslin Indonesia sebagai sebagai populasi muslim terbesar di dunia, harus bisa menunjukkan sikapnya mencerminkan dunia Islam yang masyarakat tahu tidak selalu dalam situasi yang baik.

"Ini adalah komitmen kita sejak kemerdekaan Indonesia agar juga menjaga ketertiban dunia," katanya.

Dia menilai Indonesia harus bisa menyuarakan sikap dan pandangan yang sangat kritis untuk mengecam terjadinya tragedi-tragedi kemanusiaan yang telah menghantui dan menyengsarakan umat Islam di berbagai belahan dunia.[]
 

KogasmaDemokratAgus Harimurti YudhoyonoAHYSantriNKRI

 

 

Baca Juga