Rabu, 26 September 2018 -

 

 

Tol Kualanamu-Sei Rampah Diprediksi Jadi Primadona Pemudik 2018

Ekonomi  -  Selasa, 08 Mei 2018, 15:13 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Pekerja menyelesaikan pembangunan infrastruktur jalan tol Medan - Bandara Kualanamu - Tebing Tinggi di Medan, Sumatera Utara, Kamis (3/5).ANTARA FOTO/Septianda Perdana/ama/18

SOKSINEWS.COM, Asisten Manager Keamanan dan Ketertiban Lalu Lintas dan Pemeliharaan PT Jasamarga Kualanamu Tol David Christian mengatakan, ruas tol Sei Rampah-Teluk Mengkudu-Lubuk Pakam-Bandara Kualanamu diperkirakan menjadi primadona banyak pemudik tahun ini dengan jumlah kendaraan yang melintas dari H-8 sampai H+8 diperkirakan naik 20 persen dibandingkan Lebaran 2017.

"Pada H-8 sampai H+8 Lebaran 2017, tercatat ada 21.000-an unit kendaraan yang melintas padahal tol ini saat itu masih fungsional," kata David Christian, Selasa (8/5).

Seperti dilansir Antara, lebih lanjut David mengatakan, dia memperkirakan adanya kenaikan 20 persen jumlah pengguna ruas tol ini selama arus mudik dan balik Lebaran 2018 itu karena animo masyarakat terhadap tol ini juga semakin tumbuh.

Animo masyarakat yang terus tumbuh itu dapat dilihat dari 9.200-an unit kendaraan yang melintas di tol sepanjang 42 kilometer yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 13 Oktober 2017 ini pada Senin, Selasa, Rabu, dan Kamis setiap pekannya, katanya.

Jumlah kendaraan yang melintas di tol yang menjadi bagian dari Tol Trans Sumatera yang membentang sepanjang 2.700 km mulai dari Provinsi Aceh hingga Bakauheni, Lampung, ini meningkat menjadi 12.500-an pada akhir pekan biasa (Jumat, Sabtu, Minggu), katanya.

Peningkatan jumlah kendaraan yang masuk dan keluar jalan tol ruas Kualanamu-Sei Rampah pada akhir pekan biasa itu bahkan mempengaruhi kepadatan arus kendaraan di Sei Rampah yang dilintasi jalan lintas timur ruas Medan-Tebing Tinggi itu.

Namun, berkat kerja sama yang baik antara pihaknya dan petugas Polres Sei Rampah, kemacetan tersebut dapat ditanggulangi, katanya.

Menurut David, para pengendara yang melintasi jalan tol yang menyuguhkan pemandangan berupa kebun sawit dan karet, serta hamparan padi menguning ini tidak hanya mendapatkan kenyamanan dan keamanan namun juga kelancaran sehingga bisa menghemat waktu tempuh.

"Pengamanan di sepanjang ruas tol ini dilakukan selama 24 jam dan para pengguna tol juga mendapatkan layanan derek gratis hingga pintu keluar tol terdekat," katanya.

Selain ruas tol Kualanamu-Sei Rampah, ruas tol yang sudah beroperasi penuh di Sumatera Utara adalah Medan-Binjai sepanjang 10,46 kilometer.[]

PT JasamargaTol KualanamuSei RampahSumatera Utara

 

 

Baca Juga