Senin, 18 Juni 2018 -

 

 

Ditargetkan Selesai H-8 Lebaran, Perbaikan Jalan Nasional Prabumulih Dikebut

Ekonomi  -  Rabu, 30 Mei 2018, 10:16 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Pekerja membersihkan debu sebelum dilakukan pengaspalan jalan nasional di salah satu titik lintas barat provinsi Aceh, desa Leupung, Leupung, Aceh Besar, Aceh, Jumat (25/8). Perbaikan jalan nasional sepanjang empat kilometer di lintas barat Aceh itu

SOKSINEWS.COM, Pengerjaan perbaikan ruas jalan nasional di Prabumulih, Sumatera Selatan, yang rusak parah dikebut karena menjadi jalur utama selama mudik Lebaran 2018.

Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Wilayah V Zamharir Basuni di Palembang, Rabu (30/5), mengatakan, Jalan Lingkar Timur Prabumulih rusak parah sehingga membutuhkan penanganan serius untuk memperlancar arus lalu lintas kendaraan mudik Lebaran.

"Hanya saja perbaikan tidak bisa dilakukan secara menyeluruh karena keterbatasan dana, jadi hanya 2,5 kilometer," katanya, seperti dilansir Antara.

Ia menjelaskan jalan di Prabumulih ini rusak berat karena menjadi jalur utama kendaraan angkutan barang dan hasil bumi dengan tonase berat.

"Jika mau memperbaiki seluruhnya, anggaran tidak mencukupi sehingga perbaikan terpaksa dilakukan bertahap," kata dia.

Selain itu, yang juga menjadi perhatian BBPJN yakni perbaikan Jalan Lintas Tengah di Musi Banyuasin, tepatnya di Desa Lumba Jaya. Jalan rusak karena aliran sungai yang deras, bahkan kerap terjadi longsor di badan jalan.

"Kami sedang berupaya mencari cara agar longsor tidak terjadi lagi. Perbaikan di jalan ini adalah utama bagi kami karena merupakan jalan lintas tengah Sumatera yang menghubungkan Sumsel dengan Jambi, Padang, dan sebagainya," kata dia.

Ia menargetkan sebelum Lebaran atau setidaknya H-8, perbaikan jalan ini sudah selesai termasuk beberapa titik di Kabupaten Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir.

"Beberapa titik jalan yang rusak parah sudah kami perbaiki dengan melakukan pengaspalan dan dalam waktu dekat selesai dan dapat digunakan," kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Jalan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan Muchtar mengatakan, dari total 1.600,18 kilometer jalan provinsi terdata terdapat 185,12 kilometer jalan rusak ringan dan 45,85 jalan rusak berat yang membutuhkan penanganan cepat.

Perbaikan yang dilakukan ini bersifat fungsional yakni mengembalikan fungsi jalan atau belum mengarah ke peningkatan kapasitas jalan.

Hal itu lantaran anggaran yang dimiliki pemprov sangat terbatas yakni hanya Rp910 miliar yang diperuntukkan untuk perbaikan jalan secara keseluruhan. Bahkan anggaran tersebut sudah termasuk dana alokasi khusus dari pemerintah pusat yang besarannya Rp93 miliar.[]

Perbaikan JalanPrabumulihSumatera Selatan

 

 

Baca Juga