Minggu, 19 Agustus 2018 -

 

 

Polres Indragiri Hulu Musnahkan Ribuan Botol Miras

Nasional  -  Kamis, 07 Juni 2018, 08:41 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Walikota Tasikmalaya Budi Budiman (tengah) mengoperasikan alat berat bersama Kapolres Kota Tasikmalaya yang baru, AKBP Febry Kurniawan Ma'ruf (kiri) pada pemusnahan barang bukti ribuan botol minuman keras (miras) oplosan di Makopolres Tasikmalaya Kot

SOKSINEWS.COM, Polres Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau memusnahkan ribuan botol minuman keras dari berbagi merek dan petasan hasil Operasi Simpatik yang digelar beberapa waktu lalu, dilakukan di halaman kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

"Proses pemusnahan berjalan lancar, sehingga berharap ke depan Indragiri Hulu bebas minuman keras," kata Kapolres Indragiri Hulu AKBP Dasmin Ginting, di Rengat, Kamis (7/6).

Kapolres mengatakan, beragam ukuran botol minuman keras dan petasan yang dimusnahkan adalah barang bukti (BB) hasil Operasi Simpatik kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (K2YD) jajaran Polres Indragiri Hulu, terhitung dua pekan terakhir.

Polri berkomitmen tinggi dalam memerangi dan memberantas semua usaha ilegal dan yang dapat menimbulkan polemik di tengah masyarakat, pemusnahan dilaksanakan pada Rabu (6/6) adalah salah satu wujud komitmen tersebut.

"Sebab, minuman keras adalah salah satu pemicu terjadi tindak pidana dan atau keributan," ujarnya pula, seperti dilansir Antara.

Polres juga mengajak semua masyarakat untuk menghindari minuman keras karena dampaknya sangat luar biasa bisa menyebabkan mabuk, tindak kejahatan, kriminalitas, dan pemicu konflik.

Hadir pada saat acara pemusnahan adalah Ketua DPRD Indragiri Hulu Miswanto, Ketua Pengadilan Negeri Rengat Darma Indo Damanik, Pasi Intelijen Kejari Indragiri Hulu Wisnu Pujoyono, Perwira Penghubung Kodim 0203 Indragiri Hulu di Kabupaten Kuansing Mayor S Nababan, Plt Sekdakab Hendrizal, Kakan Kemenag dan Ketua LAM Indragiri Hulu H Zulkifly.

Bupati Indragiri Hulu Yopi Arianto mengapresiasi acara pemusnahan minuman keras tersebut, bahkan ini hal yang pertama dilakukan di halaman kantor DPRD Indragiri Hulu, bahkan berharap sosialisasi bahaya minuman keras terus dioptimalkan ke seluruh lapisan masyarakat.

"Saya meminta semua pihak jauhi minuman keras, karena dampaknya sangat luas," ujar Yopi.

Tanpa minuman keras hidup masyarakat akan lebih sejahtera, konflik dapat dicegah, selain itu usaha minuman keras adalah ilegal yang tidak perlu ditoleransi, sehingga perlu dukungan semua pihak untuk membebaskan Indragiri Hulu bebas dari minuman keras, katanya pula.

Bupati Yopi menyebutkan, Ramadhan harus dilalui dengan nyaman, aman, dan Idul Fitri sudah di ambang pintu mesti dapat dirayakan dengan baik, dalam kondisi masyarakat yang kondusif tanpa tindakan yang dapat meresahkan.[]

PolisiIndragiri HuluRiauMiras

 

 

Baca Juga