Jumat, 20 Juli 2018 -

 

 

FORWAKI: Warga Jawa Tengah Tak Akan Pilih Cagub Terindikasi Korupsi

Nasional  -  Sabtu, 23 Juni 2018, 20:50 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Aksi FORWAKI Jawa Tengah, Jumat (22/6). (Dok. suaramerdeka.com)

SOKSINEWS.COM, Sekelompok massa dari Jawa Tengah yang menamakan dirinya Forum Warga Anti Korupsi (FORWAKI) melakukan aksi damai dan teatrikal di Bundaran Gladak, Kota Solo pada Jumat (22/6), dalam rangka mengingatkan masyarakat untuk memilih calon pemimpin daerah pada pemilihan Gubernur yang akan dilakukan pada 27 Juni mendatang.

"Demi menghasilkan pemimpin baru gubernur Jateng yang bersih, warga harus menggunakan hak pilihnya dan jangan sampai golput di pilgub dan Pilpres 2019 mendatang. Pilihlah pemimpin yang amanah dan tidak berperilaku korup," kata Koordinator Aksi FORWAKI, Ahmad Farid Nur dalam orasinya. 

Yang menarik dalam aksi tersebut, para peserta tampak menggunakan kostum pocong putih dan melakukan pertunjukan teater dibarengi massa yang mengusung berbagai spanduk dan poster bertuliskan "Jangan Pilih Gubernur Koruptor".

Selain itu, spanduk bertuliskan "Gubernur Harus Bebas Korupsi, KPK Tangkap Koruptor, Korupsi Sama Dengan Memiskinkan Rakyat, Jateng Bebas Korupsi" serta berbagai atribut demonstrasi lainnya juga tampak dipertontonkan di aksi itu. 

Dalam orasinya, Farid juga menuntut pihak aparat birokrasi dan TNI/Polri untuk netral dan tidak berpihak kepada salah satu pasangan calon. 

"Hal ini penting dilakukan agar Pilgub Jateng dapat menghasilkan pemimpin yang memenuhi rasa keadilan rakyat sehingga mampu menciptakan situasi kondusif berbangsa dan bernegara," tandasnya. 

Maka itu, pihaknya merasa yakin warga Jateng juga telah mengetahui soal keterlibatan elite Jateng dalam skandal mega korupsi e-KTP yang merugikan negara hingga Rp2,3 triliun. 

Selain itu, FORWAKI pun meyakini pada 27 Juni mendatang, warga Jateng akan bertindak cerdas dengan tidak memilih Cagub yang terindikasi korupsi e-KTP dan memiliki rekam jejak tak baik.

"KPK harus usut tuntas dan tangkap para pelaku korupsi e-KTP. Jangan takut dan ragu karena korupsi musuh rakyat. Ayo warga Jateng kita berjuang bersama pilih pemimpin yang bersih dan amanah demi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat. Jangan pilih gubernur koruptor," tegasnya.

Petahana cagub Jateng, Ganjar Pranowo disebut-sebut turut menerima uang dari hasil mega korupsi e-KTP dari terpidana Setya Novanto. Ganjar bahkan sudah beberapa kali menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus yang juga banyak melibatkan anggota DPR dan pejabat-pejabat Kemendagri pada periode itu.[]

PilkadaJawa TengahFORWAKIKorupsiGanjar Pranowo

 

 

Baca Juga