Selasa, 25 September 2018 -

 

 

Harga Daging Ayam Ras Sumbang Inflasi di Jember

Ekonomi  -  Senin, 02 Juli 2018, 15:21 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Pedagang daging ayam potong menjajakan daganganya di Pasar Kranggan, DI Yogyakarta, Rabu (13/6). ANTARA FOTO

SOKSINEWS.COM, Kenaikan harga daging ayam ras menjadi penyumbang tertinggi inflasi pada Juni 2018 di Kabupaten Jember, Jawa Timur, sehingga laju inflasi di wilayah setempat sebesar 0,74 persen.

"Hal itu ditunjukkan oleh kenaikan indeks harga konsumen (IHK) dari Mei 2018 sebesar 128,55 persen menjadi sebesar 129,50 persen pada Juni 2018," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jember Indriya Purwaningsih di Kantor BPS setempat, Senin (2/7).

Menurutnya beberapa komoditas yang memberikan andil terbesar inflasi di antaranya daging ayam ras, daging sapi, daging ayam kampung, melon, dan sepeda motor, sedangkan komoditas yang memberikan andil deflasi di antaranya telur ayam ras, wortel, genteng, dan jagung muda.

"Daging ayam ras memberikan sumbangan inflasi 0,1326 pada inflasi bulan Juni 2018 di Jember karena harga daging ayam ras memang mengalami kenaikan yang signifikan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah hingga mencapai Rp65 ribu per kilogram," tuturnya.

Berdasarkan kelompok komponen, lanjut dia, inflasi tertinggi terjadi pada komponen bergejolak (volatile foods) sebesar 2,08 persen dengan menyumbang inflasi sebesar 0,43 persen, diikuti komponen inti (core inflation) mengalami inflasi sebesar 0,43 persen dengan menyumbang inflasi sebesar 0,25 persen.

"Inflasi terendah terjadi pada komponen yang diatur pemerintah (administered) sebesar 0,28 persen dengan menyumbang inflasi sebesar 0,06 persen," katanya.

Dari delapan kota IHK di Jawa Timur tercatat semua kota mengalami inflasi dengan inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Sumenep sebesar 0,84 persen, diikuti Kabupaten Jember sebesar 0,74 persen, Kota Madiun dan Kota Probolinggo masing-masing sebesar 0,73 persen.

Kemudian Kabupaten Banyuwangi sebesar 0,50 persen, Kota Kediri sebesar 0,43 persen, Kota Surabaya sebesar 0,34 persen, dan inflasi terendah terjadi di KOta Malang sebesar 0,25 persen.

"Inflasi Jawa Timur pada Juni 2018 tercatat sebesar 0,42 persen dan inflasi nasional sebesar 0,59 persen, sehingga inflasi Jember masih diatas inflasi Jatim dan nasional selama dua bulan terakhir ini," katanya.

Sementara Kasi Statistik Distribusi BPS Jember Candra Birawa mengatakan harga daging ayam ras sempat menjadi perhatian dari Tim Satgas Pangan karena harganya cukup melambung tinggi sepekan sebelum Lebaran.

"Pemerintah Kabupaten Jember dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) sudah maksimal dalam menjaga stabilitas harga menjelang Lebaran, namun demikian hasilnya belum maksimal sesuai harapan karena masih terjadi gejolak harga pada komoditas daging ayam ras, daging ayam kampung, dan daging sapi menjelang Lebaran," ujarnya.

Inflasi bulan Juni di Jember sebesar 0,74 persen tersebut melampaui proyeksi dari Bank Indonesia Jember yang berkisar 0,4 hingga 0,5 persen.[]


 

JemberJawa TimurInflasi

 

 

Baca Juga