Kamis, 17 Oktober 2019 -

 

 

MA: Belum Ada yang Mendaftar Uji Materi PKPU

Nasional  -  Jumat, 06 Juli 2018, 13:14 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Gedung Mahkamah Konstitusi. ISTIMEWA

SOKSINEWS.COM, Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung (MA), Abdullah, mengatakan belum ada pihak yang mendaftarkan permohonan uji materi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU)Nomor 20/ 2018 di MA hingga Jumat (6/7) pagi.

"Hingga Jumat (6/7) pagi ini, belum ada yang melaporkan atau mengajukan uji materi PKPU ke MA," kata Abdullah di Gedung MA Jakarta, Jumat (6/7).

Abdullah mengatakan MA memperbolehkan siapa pun mengajukan uji materi PKPU ke MA, bila merasa tidak diakomodasi oleh pasal atau ayat yang terdapat dalam peraturan tersebut.

"Secara administratif, siapa pun yang menguji ke MA bisa diterima," kata Abdullah, seperti dilansir Antara.

Abdullah menjelaskan setelah permohonan uji materi didaftarkan ke MA, pemohon uji materi akan diberi waktu 14 hari untuk melengkapi berkas uji materi.

Bila berkas permohonan sudah dilengkapi dan teregistrasi maka akan segera ditunjuk majelis hakim yang menyidangkan perkara tersebut.

"Karena waktu yang singkat, maka prosesnya sederhana, lagi pula yang diuji adalah normanya bukan dalil dan alasannya," kata Abdullah.

KPU telah menerbitkan PKPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten dan Kota.

Dalam aturan tersebut, pada pasal 4 ayat 3 disampaikan Partai Politik yang melaksanakan seleksi calon legislatif tidak menyertakan mantan terpidana bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak dan korupsi.

Selain itu, dalam Pasal 6 ayat 1 huruf (e) partai politik juga harus menandatangani dan melaksanakan pakta integritas terkait ketentuan pasal 4 ayat 3 tersebut.

Sementara syarat bakal calon anggota legislatif, sesuai dengan pasal 7, huruf g, tidak pernah sebagai terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap yang diancam dengan pidana penjara lima tahun atau lebih.[]
 

Mahkamah KonstitusiPKPU

 

 

Baca Juga