Minggu, 17 November 2019

 

 

Nasional Hukum

Ini Alasan AKBP Sunario Dicopot dari Jabatan Kapolres Ketapang

Ahmad Fiqi Purba
Rabu, 18 Juli 2018 12:15 WIB

Ini Alasan AKBP Sunario Dicopot dari Jabatan Kapolres Ketapang
Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto. ISTIMEWA

SOKSINEWS.COM, Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan bahwa pencopotan AKBP Sunario dari jabatannya sebagai Kapolres Ketapang karena menjalin kerja sama dengan Kepolisian China tanpa izin dari Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Mabes Polri.

Dalam setiap kunjungan atase kepolisian dari luar negeri ke Indonesia, termasuk dalam menjalin kerja sama, wewenang perizinan ada di tingkat pusat atau Mabes Polri.

"Harus melapor ke Hubinter. Kemarin, tidak ada laporan sama sekali," kata Irjen Setyo di Jakarta, Rabu (16/7).

Menurut dia, Sunario telah bertindak melampaui kewenangannya dengan menjalin kerja sama dengan Kepolisian China.

"Yang salah Kapolresnya. Dapat kunjungan, malah tidak lapor Kapolda, tidak lapor Mabes Polri. Begitu kejadian (informasi beredar di internet), malah ngeles," katanya.

Seperti diwartakan, Sunario telah dicopot sebagai Kapolres Ketapang dan dimutasi ke Polda Kalbar untuk diperiksa terkait kasus ini.

Hal ini tercantum dalam surat telegram nomor ST/1726/VII/KEP./2018 tertanggal 13 Juli 2018.

Selanjutnya, AKBP Yury Nurhidayat yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Singkawang ditunjuk untuk menempati posisi Kapolres Ketapang.

Mutasi ditandatangani oleh Asisten SDM Kapolri, Irjen Pol Arief Sulistyanto.

Sebelumnya, plakat bertuliskan kantor polisi bersama antara Polres Ketapang dengan perwakilan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Provinsi Jiangsu Resor Suzho, beredar di media sosial.

Namun AKBP Sunario membantah plakat kerja sama tersebut menandakan adanya peresmian kantor polisi bersama.

Menurut Sunario, plakat tersebut hanya sebuah tanda perkenalan pertemuan antara Kepolisian China dengan Polres Ketapang.

"Plakat yang viral di medsos hanya sebuah tanda perkenalan pertemuan antara polisi RRT dengan Polres Ketapang. Dan tulisan kantor bersama adalah bahasa kantor itu menjadi tempat pertemuan bersama. Tidak benar akan ada kantor polisi RRT di Ketapang," kata Sunario.[]

Berita Lainnya

Tahun Depan, Pemerintah Alokasikan Rp 11 Triliun Untuk Rumah Subsidi

SOKSINEWS.COM, Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk tahun 2020 telah mengalokasikan . . .

Nasional Sabtu, 16 November 2019

Kementan: Petani Milenial Harus Kuasa Teknologi 4.0

SOKSINEWS.COM, Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan para petani milenial di Indonesia harus mengikuti dan menguasai era . . .

Nasional Sabtu, 16 November 2019

Ketua MPR Tengok Cucu Ketiga Presiden Jokowi

SOKSINEWS.COM, Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menengok anak kedua Gibran Rakabuming Raka dan Selvi Ananda atau cucu ketiga . . .

Nasional Sabtu, 16 November 2019

KPK Mintai Keterangan Mantan Menteri Agama Dalam Proses Penyelidikan

SOKSINEWS.COM, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat meminta keterangan mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam . . .

Nasional Jumat, 15 November 2019

PLN Kembangkan Objek Wisata Air Terjun Curup Buluh Tujuh Tingkat

SOKSINEWS.COM, PT PLN Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu (WS2JB) membantu pengembangan objek wisata Air Terjun Curup . . .

Nasional Jumat, 15 November 2019