Jumat, 21 Februari 2020

 

 

Ekonomi

Menteri Rini Terima 15 Perwakilan FSPPB Lakukan Dialog

Ahmad Fiqi Purba
Jumat, 20 Juli 2018 13:07 WIB

Menteri Rini Terima 15 Perwakilan FSPPB Lakukan Dialog
Demo Aksi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB). ISTIMEWA

SOKSINEWS.COM, Menteri BUMN Rini Soemarno menerima sekitar 15 orang perwakilan Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), yang berunjuk rasa di depan Gedung Kementerian BUMN, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (20/7).

Berdasarkan pantauan dilapangan, sejak pukul 08.00 WIB terlihat ratusan pengunjuk rasa telah memenuhi jalan Medeka Selatan menuntut berbagai hal, antara lain agar pemerintah menghentikan politisasi Pertamina dan menyelamatkan Pertamina.

Sekitar pukul 09.45, di Lantai 19 Kantor Kementerian BUMN, Rini didampingi Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan Kementerian BUMN Ahmad Bambang dan Staf Khusus Sahala Lumban Gaol, berdialog dengan perwakilan pengunjuk rasa.

Dialog berlangsung sekitar 15 menit.

Rini kemudian bersama deputi dan perwakilan Serikat Pekerja bergegas keluar ruangan menemui para pengunjuk rasa yang sudah menunggu di depan gedung.

Rini langsung menaiki mimbar orasi, sekaligus menyapa para pengunjuk rasa yang mengusung berbagai atribut seperti bendera merah putih, bendera serikat pekeran, spanduk dan poster.

"Saya baru saja menerima Presiden dan Sekjen Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu. Dialog ini saya yakini merupakan pertanda bahwa kita semua peduli terhadap Pertamina," kata Rini.

Saat bersamaan, pengunjuk rasa langsung meneriakkan bahwa apa yang diucapkan Rini tidak sesuai dengan kenyataan.

"Semua peduli Pertamina, tapi tulisan-tulisan (spanduk) ini, "Pertamina For Sale" tidak tepat. Baca betul surat saya, tolong dikaji untuk kemungkinan pengalihan wilayah kerja. Tapi jangan lupa bahwa kontrol tetap harus di Pertamina," ujar Rini.

Pada kesempatan itu, ia pun menegaskan bahwa Pertamina sebagai BUMN merupakan agen pembangunan untuk mendorong perekonomian nasional dan mensejahterakan masyarakat.

"Kita sebagai pemegang saham tidak mungkin menjerumuskan Pertamina. Tanggung jawab saya adalah bagaimana Pertamina itu sehat untuk 100 tahun ke depan, untuk cucu dan cicit kalian semua," ujarnya.

"Sebagai keluarga Pertamina kalian juga punya tanggung jawab untuk menjalankan fungsi itu," kata Rini.

Rini berorasi sekitar lima menit.

Unjuk rasa berlangsung simpatik, kemudian para demonstran melanjutkan aksi "long march" ke Kementerian ESDM untuk selanjutnya menuju Terminal BBM Plumpang.[]

Berita Lainnya

Pengamat: Pertumbuhan Ekonomi RI Direvisi Jadi Momentum Berbenah

SOKSINEWS.COM, Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Berly Martawardaya menilai revisi . . .

Ekonomi Jumat, 21 Februari 2020

Mendag Gandeng Pelaku Usaha India Tingkatkan Perdagangan

SOKSINEWS.COM,Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menekankan pentingnya berkolaborasi dengan pelaku usaha India dalam meningkatkan . . .

Ekonomi Jumat, 21 Februari 2020

Online Marketplace B2B Dorong Kemajuan UMKM

SOKSINEWS.COM, Online marketplace B2B (Business to Business) di Indonesia, yakni Ralali.com terus mengembangkan ekosistem yang . . .

Ekonomi Jumat, 21 Februari 2020

Presiden Jokowi: Investasi Jalan Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

SOKSINEWS.COM, Presiden Joko Widodo menyebut investasi merupakan jalan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di tengah ekonomi . . .

Ekonomi Kamis, 20 Februari 2020

Presiden Jokowi: Seluruh Negara Berebut Arus Modal Masuk

SOKSINEWS.COM, Presiden RI Joko Widodo meresmikan pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Investasi Tahun 2020, di Jakarta, Kamis.(20/02/2020). Dalam . . .

Ekonomi Kamis, 20 Februari 2020