Senin, 22 Oktober 2018 -

 

 

Kekurangan Air, Produksi Tembakau di Lereng Gunung Sumbing Temanggung Kurang Maksimal

Ekonomi  -  Kamis, 02 Agustus 2018, 09:00 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Petani menyiram tanaman tembakau di Pademawu, Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (3/7). Foto: Antara Jatim/Saiful Bahri/aww/18.

SOKSINEWS.COM, Produksi tembakau di kawasan lereng Gunung Sumbing, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada masa panen tahun ini diperkirakan kurang maksimal karena kurang air dalam pertumbuhannya.

Petani warga Dusun Bansari, Desa Prangkokan, Kecamatan Bulu, Siyamin, di Temanggung, Kamis (2/8), mengatakan sejak masa tanam hanya ada hujan dua kali sehingga tanaman tembakau kekurangan air.

"Karena kurang air dalam masa pertumbuhannya maka tidak bisa tumbuh secara maksimal," katanya.

Ia menuturkan dalam kondisi normal dengan kecukupan air, pohon tembakau tumbuh tinggi dengan jumlah daun bisa mencapai 21 hingga 23 lembar, namun saat ini satu batang hanya ada sekitar 15 lembar.

Ia mengatakan dengan berkurangnya jumlah daun tembakau tersebut tentu produksi tembakau rajangan akan berkurang.

Ia menyampaikan dari sisi kualitas, tembakau tahun ini sangat bagus karena didukung dengan cuaca cerah.

"Kalau cuaca cerah hingga akhir panen nanti, kemungkinan bisa muncul tembakau srintil yang merupakan tembakau kualitas terbaik yang merupakan ciri khas tembakau Temanggung," katanya.

Ia mengatakan saat ini petani memasuki awal panen tembakau, yakni mulai memetik daun tembakau paling bawah yang sebagian sudah mulai mengering.

Ia berharap harga tembakau tahun ini lebih baik dari tahun lalu. Pada penen tahun lalu harga tertinggi tembakau hasil panen miliknya Rp85.000 per kilogram.

"Kebetulan tahun lalu masa panen belum selesai tetapi sudah turun hujan sehingga harga jatuh," katanya.

Ia menyebutkan tahun ini dirinya menanam sekitar 16.000 batang tembakau seperti tahun lalu.

"Tahun lalu dari jumlah tanaman tersebut menghasilkan 23 keranjang tembakau kering, tahun ini diperkirakan produksinya turun. Namun dengan kualitas tembakau yang bagus kami berharap harganya lebih tinggi dari tahun lalu," katanya.[]

TembakauGunung SumbingTemanggungJawa Tengah

 

 

Baca Juga