Senin, 20 Agustus 2018 -

 

 

Vaksin MR Sempat Ditolak, Menkes: Sudah Ada Fatwa MUI Nomor 4 2016

Nasional  -  Kamis, 02 Agustus 2018, 11:14 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Menkes Nila Moeloek (tengah) bersiap mengikuti rapat tertutup dengan Komisi IX DPR di Komplek DPR, Jakarta, Rabu (18/7). Rapat tersebut membahas Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Anggaran Mitra Kerja Tahun 2017. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nz/18

SOKSINEWS.COM, Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek mengingatkan MUI Kepulauan Riau yang sempat menolak imunisasi campak rubella (MR) karena dianggap belum memiliki sertifikat halal.

Menanggapi hal itu, Nila Moeloek mengatakan sudah ada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 4 Tahun 2016 tentang Imunisasi yang menyebut imunisasi diperbolehkan.

"Saya kira tidak ya MUI tidak menolak. Karena sudah ada fatwa MUI tentang imunisasi nomor 4 tahun 2016," kata Menkes dalam keterangan pers seperti dikutip daru laman resmi Kemenkes di Jakarta, Kamis (2/8).

Menurutnya bidang kesehatan saat ini tetap mengacu pada fatwa tersebut yang menyatakan bahwa apabila untuk mencegah dampak penyakit yang berbahaya maka imunisasi dibolehkan.

"Untuk mencegah suatu kerugian maka ini harus dilakukan, imunisasi diperkenankan," kata Menkes.

Ia menerangkan pihaknya terus berkomunikasi dengan MUI dan terus berproses agar vaksin atau imunisasi benar-benar menjadi jelas manfaatnya, kebaikannya, dan patut digunakan di masyarakat.

Ia berpendapat sesuatu yang belum memiliki sertifikat halal tidak lantas disebut haram. "Ini masih dalam proses," ujar Nila.

Namun, Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin mengatakan akan segera bertemu dengan Menteri Kesehatan untuk membahas persoalan imunisasi vaksin MR.[]

MenkesNila MoeloekMUIImunisasi RubellaMR

 

 

Baca Juga