Senin, 20 Agustus 2018 -

 

 

Sembilan Sekjen Parpol Koalisi Pendukung Jokowi Datangi KPU

Nasional  -  Selasa, 07 Agustus 2018, 09:08 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (tengah) menyampaikan keterangan disaksikan, dari kiri, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, Sekjen Golkar Lodewijk Freidrich Paulus, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding dan Sekjen Hanura Herry Lontung Siregar sebelum perte

SOKSINEWS.COM, Sekretaris jenderal dari sembilan partai politik koalisi pendukung Joko Widodo akan mendatangi gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta, Selasa (7/8), untuk berkonsultasi soal pendaftaran pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

"Para sekjen akan mendatangi gedung KPU hari Selasa, untuk berkonsultasi mengenai hal-hal teknis yang disiapkan pada saat pendaftaran capres/cawapres, sehingga pendaftaran dapat berjalan lancar," kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, usai pertemuan kedua para sekretaris jenderal (sekjen) parpol koalisi pendukung Joko Widodo, di Menteng, Senin (7/8) malam.

Sebanyak sembilan sekjen parpol koalisi yang menghadiri pertemuan tersebut adalah Hasto Kristiyanto (PDI Perjuangan), Lodewijk Freiderich Paulus (Partai Golkar), Johny G Plate (Partai NasDem), Hery Lontung (Partai Hanura), Arsul Sani (PPP), Abdul Kadir Karding (PKB), Ahmad Rofik (Partai Perindo), Raja Juli Antoni (Partai Solidaritas Indonesia) dan Verry Surya Hendrawan (PKPI).

Menurut Hasto, kesepakatan mendatangi KPU pada hari Selasa ini merupakan bagian dari pembicaraan pada pertemuan kedua para sekjen. Para sekjen akan berkonsultasi dengan KPU mengenai hal-hal teknis pada saat pendaftaran pasangan capres/cawapres, apa saja yang disiapkan.

Sementara itu, Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menambahkan, para sekjen partai koalisi pendukung Jokowi akan mendatangi KPU untuk menginformasikan jadwal pendaftaran Joko Widodo dan pasangannya ke KPU. "Kapan waktunya belum diumumkan, ya antara tanggal 8 sampai 10 Agustus," katanya.

Hingga Selasa (7/8) pagi, Joko Widodo belum mengumumkan siapa nama cawapres yang akan mendampinginya.

ParpolJoko WidodoKPU

 

 

Baca Juga