Senin, 03 Agustus 2020

 

 

Internasional

Google Bantah Tuduhan Trump Soal Manipulasi Pencarian

Ahmad Fiqi Purba
Rabu, 29 Agustus 2018 09:17 WIB

Google Bantah Tuduhan Trump Soal Manipulasi Pencarian
Google

SOKSINEWS.COM, Google membantah tuduhan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang berpendapat perusahaan tersebut memiliki alasan politik karena hanya menampilkan berita buruk tentang dirinya di laman pencarian Google Search.

"Saat pengguna mengetik pertanyaan ke kolom Google Search, tujuan kami adalah memastikan mereka mendapatkan jawaban yang paling relevan dalam hitungan detik," kata Google dalam keterangan resmi, dikutip dari laman Reuters, Selasa (29/8).

Search tidak dirancang untuk agenda politis dan kami tidak bias dalam hasil pencarian mengenai ideologi politik. 

Setiap tahun, kami mengeluarkan ratusan perbaikan ke algoritme untuk memastikan mereka menampilkan konten berkualitas tinggi untuk menjawab pertanyaan pengguna. 

Kami terus bekerja untuk memperbaiki Google Search dan kami tidak pernah menampilkan urutan jawaban untuk memanipulasi sentimen politik.

Trump melalui cuitan menyatakan mesin pencari Google menyembunyikan pemberitaan yang adil tentang dirinya. Ketika mengetik kata kunci Trump News atau berita Trump, dia menyebut hasil yang muncul adalah berita palsu, demikian istilah yang dia gunakan menurut Reuters.

"Mereka melakukan KECURANGAN, untuk saya dan yang lainnya," kata dia.

Dia menyalahkan Google atas aksi yang menurut dia berbahaya karena menyiarkan situs media arus utama (mainstream) misalnya CNN, tapi, menekan suara-suara politik konservatif.

"Ini masalah yang sangat serius, akan dibahas," kata dia.

Sebagai informasi, hasil pencarian di Google Search dipengaruhi berbagai faktor, yang akan dipelajari oleh algoritme Google. Google umumnya menghitung relevansi sebuah situs berdasarkan jumlah tautan ke laman tersebut.

Histori pencarian juga berpengaruh terhadap hasil pencarian, begitu juga dengan kata kunci yang digunakan. Situs-situs yang banyak diakses pembaca berpotensi muncul di urutan teratas pencarian.[]

Berita Lainnya

Sebanyak 105 Kasus Baru COVID-19 di China, Termasuk 96 Di Xinjiang

SOKSINEWS.COM, China melaporkan 105 kasus baru COVID-19 pada Rabu (29/7), yang naik dari 101 kasus sehari sebelumnya, menurut . . .

Internasional Kamis, 30 Juli 2020

Pemain musik meriahkan suasana Ramadhan di Yerusalem

SOKSINEWS.COM, Pemain musik memeriahkan suasana Ramadhan di Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, dengan menyanyikan lagu-lagu bertema . . .

Internasional Senin, 04 Mei 2020

WHO Ingin Berpartisipasi dalam Penyelidikan Virus Corona yang Dilakukan China

SOKSINEWS.COM, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada Jumat (1/5/2020) bahwa pihak mereka berharap China mengundang mereka . . .

Internasional Sabtu, 02 Mei 2020

Dilanda Lockdown Corona, Dunia Catat Rekor Terendah Emisi CO2

SOKSINEWS.COM, Upaya peredaman pandemi Covid-19 akan menyebabkan emisi energi global turun delapan persen tahun ini, karena turunnya . . .

Internasional Jumat, 01 Mei 2020

Vetnam Sebut Wabah Corona Bisa Berdampak Pada Produk Anyar Samsung

SOKSINEWS.COM, Sektor manufaktur Vietnam terkena imbas dari wabah virus corona, COVID-19, khususnya berupa gangguan rantai pasokan . . .

Internasional Jumat, 21 Februari 2020