Minggu, 19 Januari 2020

 

 

Ekonomi

Rini Soemarno Harapkan Minyak Produksi Indonesia Diserap Semua PT Pertamina

Ahmad Fiqi Purba
Rabu, 29 Agustus 2018 10:48 WIB

Rini Soemarno Harapkan Minyak Produksi Indonesia Diserap Semua PT Pertamina
Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan) didampingi Dirut PT ASDP Indonesia Fery (Persero) Ira Puspadewi (kedua kanan) memberi arahan kepada tim pengendali proyek saat meninjau pembangunan Dermaga Eksekutif di Pelabuhan Merak, Banten, Rabu (8/8). ANTARA F

SOKSINEWS.COM, Menteri BUMN Rini Soemarno menyatakan minyak produksi Indonesia diharapkan dapat diserap semuanya oleh PT Pertamina pada 2019.

"Jadi targetnya tahun depan itu, minyak yang diproduksi di Indonesia bisa diserap semua oleh Pertamina," katanya menjawab pers di atas kapal penyeberangan Merak-Bakauheni, Rabu (29/8).

Menteri BUMN Rini Soemarno bersama sejumlah direksi BUMN Karya dan pihak terkait lainnya dijadwalkan menyusuri Tol Trans Sumatera, ruas Bakauheni-Palembang pada Rabu-Kamis.

Penegasan tersebut terkait dengan ditetapkannya Plt Dirut PT Pertamina (Persero) Nikce Widyawati sebagai dirut baru definitif di perusahan migas nasional tersebut, Rabu pagi Surat pengangkatan Nicke disampaikan Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Fajar Harry Sampurno, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta.

Menteri Rini melanjutkan dengan terpilihnya Nikce diharapkan untuk proses pengilangan minyak dalam negeri, minyak campurannya yang berasal dari impor kian dikurangi.

"Bapak Presiden juga tekankan, bagaimana ini Pertamina kok impornya besar terus. Padahal kan bagaimana harus seoptimal mungkin memanfaatkan minyak dalam negeri," katanya.

Rini menyadari bahwa mungkin harus ada proses percampuran karena proses pengilangan itu memang ada formulanya dan spesifikasi minyaknya berbeda-beda.

Pihaknya juga mendorong agar sejumlah proyek pengilangan yang tertunda ini bisa diteruskan dan dikerjakan oleh Pertamina dengan manajemen baru ini.

"Termasuk bagaimana meningkatkan efisiensi terhadap proses "suply chain" dari Pertamina," kata Rini.

Rini juga menyebut sang dirut baru ini, sebelumnya juga pernah aktif di rekayasa industri dan pernah mengerjakan proyek proyek besar, khususnya di Pertamina dan lainnya.

Sudah isyarat Sebelumnya, pada Jumat (24/8), Menteri BUMN Rini Soemarno mengisyaratkan siapa nama yang akan menjadi orang pertama di PT Pertamina (Persero) yang sejak April 2018 dijabat oleh Plt Dirut Nicke Widyawati.

"Ibu Nicke ini pejabat Pertamina yang Insya Allah akan menjabat sebagai dirut baru Pertamina," kata Rini di sela acara peresmian gardu induk dan transmisi listrik 150 kilovolt (kV) Holtekamp-Jayapura.

Namun, ketika ditanyakan lebih lanjut peluang Nicke menjadi orang nomor satu di perusahaan migas nasional itu, Rini hanya mengatakan bahwa Nicke merupakan salah satu nama yang memang diharapkan memimpin Pertamina.

Rini juga meminta turut mendoakan agar diberikan yang terbaik untuk Pertamina.[]

Berita Lainnya

Sri Mulyani Sebut Devisit APBD 2019 RP353 Triliun

SOKSINEWS.COM, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dari Januari . . .

Ekonomi Selasa, 07 Januari 2020

Banjir Kembali Landa Solok Selatan, 9 Rumah Hanyut Tersapu Air

SOKSINEWS.COM, Banjir bandang kembali melanda Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. 9 rumah hanyut, sejumlah jembatan ambruk . . .

Ekonomi Jumat, 13 Desember 2019

Presdir BCA: Kepercayaan Masyarakat Berawal Dari Perusahaan Solid

SOKSINEWS.COM, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja menegaskan, di tengah perkembangan teknologi . . .

Ekonomi Jumat, 13 Desember 2019

Resmikan Tol Layang Japek, Jokowi Harap Kemacetan Berkurang 30 Persen

SOKSINEWS.COM, Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek II). Jokowi berharap kemacetan berkurang . . .

Ekonomi Kamis, 12 Desember 2019

Menabung di Bank Sudah Biasa, Nih Cobain Alternatif Lainnya

SOKSINEWS.COM, Saat kita menyimpan uang, jangan berpikir bahwa dengan menyimpan uang di bank menjadi jalan kamu untuk mencapai . . .

Ekonomi Kamis, 12 Desember 2019