Sabtu, 17 November 2018 -

 

 

Ganjar Pranowo Minta Wakaf Dimanfaatkan Makmurkan Masyarakat

Nasional  -  Jumat, 14 September 2018, 09:51 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (depan, kanan) dan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin (kiri, depan) saat menghadiri pesta rakyat "Tasyukuran Warga Jawa Tengah" di halaman kantor Gubernur Jateng, di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (7/9). ANTARA FOTO/R. Rekot

SOKSINEWS.COM, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta wakaf yang tersebar di 35 kabupaten/kota dimanfaatkan untuk memakmurkan masyarakat sekaligus mengurangi angka kemiskinan.

"Pemprov Jateng akan memberikan bantuan anggaran agar secara operasional Badan Wakaf Indonesia (BWI) di Jateng bisa bergerak untuk mengkreasikan sumber daya wakaf," katanya di Semarang, Jumat (14/9).

Dia mengemukakan kreasi sumber daya wakaf bisa dilakukan BWI dengan melakukan pemetaan, pemanfaatan eksplorasi dari sisi metode, dan studi banding di negara atau daerah lain yang maju dalam memanfaatkan wakaf.

Politikus PDI Perjuangan itu, menyebutkan potensi wakaf di Indonesia, terutama dalam bentuk aset tanah relatif besar atau setidaknya ada empat miliar meter persegi tanah wakaf di Indonesia yang belum dimanfaatkan dan jika dirupiahkan nilainya mencapai Rp370 triliun.

"Kalau kita lihat potensi Indonesia, kita urai yang ada di Jateng, kira-kira di mana, dan bagaimana dikembangkan," ujarnya.

Ganjar mencontohkan lahan Pasar Tanah Abang di Jakarta ada yang berstatus tanah wakaf dan digerakkan dengan ekonomi modern sehingga menjadi pasar terbesar di Asia Tenggara.

Dengan makin tinggi kesadaran masyarakat untuk berwakaf, ditambah dengan pengelolaan yang baik, maka manfaatnya akan makin besar dirasakan masyarakat.

"Manfaatnya antara lain membuka lapangan kerja, menciptakan keuntungan, investasi lebih berkembang sehingga bisa membantu duafa dan tidak menutup kemungkinan bisa membantu pembangunan infrastruktur, membantu biaya pendidikan, serta kesehatan," katanya. []

GubernurJawa TengahGanjar PranowoWakaf

 

 

Baca Juga