Rabu, 12 Desember 2018 -

 

 

Kemenkes Kirim Tim Layani Psikologis Korban Gempa Sulawesi Tengah

Nasional  -  Selasa, 02 Oktober 2018, 13:23 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Sejumlah warga korban gempa dan tsunami Palu mengungsi di Posko Korem 132 Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10). Sebagian besar warga masih belum berani pulang dan masuk ke rumah masing-masing karena gempa susulan masih sering terjadi. ANTARA

SOKSINEWS.COM, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan mengirimkan tim untuk meberikan layanan psikososial dan kesehatan jiwa pada korban dan masyarakat terdampak gempa Sulawesi Tengah.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Anung Kemenkes Sugihantono di Jakarta, Selasa (2/10), mengatakan pengiriman tim layanan psikososial tersebut akan dilaksanakan pada tahap kedua setelah tanggap darurat selesai.

"Tanggap darurat kita harapkan selesai dalam satu minggu, selanjutnya tahap kedua untuk dukungan layanan psikologi dan kesehatan jiwa," tambahnya.

Untuk saat ini Kementerian Kesehatan memprioritaskan untuk penanganan medis dengan mengerahkan tenaga kesehatan dari berbagai rumah sakit di Indonesia, serta 212 tenaga medis dari program Nusantara Sehat.

"Berkenaan persoalan kesehatan jiwanya sedang diidentifikasi secara keseluruhan," lanjutnya.

Kemenkes memfokuskan bantuan di 33 titik pengungsian maupun yang berada di fasilitas layanan kesehatan milik pemerintah, TNI, Polri, atau di lapangan terbuka.

Kemenkes telah mengirimkan bantuan obat-obatan, obat penjernih air untuk menghasilkan air bersih kebutuhan medis, serta makanan dengan gizi tinggi yaitu biskuit pemberian makanan tambahan (PMT) untuk kelompok rentan ibu hamil, balita, dan lansia.

Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengatakan pihaknya terus mengkoordinasikan dan menata kelola relawan yang mengajukan diri agar sesuai dengan kebutuhan dan tidak terlalu banyak berada di Palu.[]
 

KemenkesGempaTsunamiPaluDonggalaSulawesi Tengah

 

 

Baca Juga