Selasa, 11 Desember 2018 -

 

 

Ini Makanan yang Harus Dihindari Ketika Berlibur

Hiburan  -  Senin, 08 Oktober 2018, 16:13 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Ilustrasi

SOKSINEWS.COM, Makanan memang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan apalagi saat berlibur, makanan sehat sering dianggap tidak enak, padahal banyak jenis makanan sehat yang terasa lezat, namun kerap terlupakan. Namun kali ini kita tidak akan membahas tentang makanan yang lezat nan menyehatkan, kali kita akan membahas makanan yang harus dihindari ketika sedang liburan.

Saat melangkah ke luar bandara, orang-orang berisiko lebih tinggi terkena infeksi dan sakit dari biasanya.

Berikut makanan yang sebaiknya dihindari saat berlibur seperti dilansir Medical Daily, Senin (8/10): 

1. Salad Makanan mentah yang salah satunya ditemukan dalam salad bisa mengandung kontaminan dan mikroorganisme. Buah-buahan dan sayuran yang harus dikupas dulu seperti pisang, mangga dan lainnya lebih aman untuk Anda.

Sayuran berdaun hijau, berpotensi terkontaminasi bakteri jika tak dicuci bersih, belum lagi risiko kandungan pestisida, paparan tak higienis saat masih di kebun dan air yang sudah terkontaminasi zat berbahaya, bisa memperburuk masalah.

2. Kerang mentah Cara paling aman memang memasak sendiri kerang yang Anda beli, bisa dengan mengukusnya selama 4-9 menit atau merebusnya 3-5 menit setelah kerang dibuka. Pastikan Anda membelinya di penjual yang terpercaya.

"Hindari tiram dan kerang mentah, yang berpotensi membuat Anda sakit dan berujung liburan Anda terganggu. Memasak kerang dengan benar bisa membunuh kuman-kuman penyebab sakit--jadi, jangan hindari semua seafood, cukup yang mentah saja," kata ahli diet dari Boston, Elizabeth Ward.

3. Minuman dingin Tom Allwright, pemilik salah satu agen travel di Kolumbia mencatat adanya praktik penggunaan kembali air dalam bentuk es batu.

"Banyak restoran mencuci salad dengan air dari keran kotor dan menggunakan air yang sama untuk membuat es batu. Ini umum di Papua Nugini dan Afrika," kata dia.

4. Produk susu tak terpasteurisasi Mengonsumsi produk susu bisa menjadi hal menantang di sejumlah negara bila Anda tak tahu produk itu sudah dipasteurisasi atau belum, Proses ini penting untuk memusnahkan salmonella, E.coli, listeri dan lainnya.

Menurut lembaga pangan dan obat-obatan di Amerika Serikat, produk yang tak dipasteurisasi berisiko 150 kali lebih besar menyebabkan penyakit bawaan makanan. Risiko terutama berlaku untuk susu dan keju lunak.

5. Daging hewan liar Ini mengacu pada daging binatang hutan liar seperti kelelawar, monyet, gorila, simpanse, buaya, gajah, dan hewan pengerat dari negara-negara Afrika. Risiko kesehatan sebagian besar berkisar pada paparan darah atau cairan lain dari hewan yang terinfeksi.

Daging ini dapat menyebabkan penyakit berbahaya seperti Ebola dan Sindrom Pernafasan Akut Parah, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Amerika.

Tahun lalu, bahkan warga Nigeria mendapat peringatakan untuk tidak memakan daging hewan buruan karena berisiko terkena penyakit menular yang disebabkan virus monkeypox.[]

KesehatanMakananLiburan

 

 

Baca Juga