Jumat, 14 Desember 2018 -

 

 

Basuki Hadi Muljono Nyatakan Pembangunan Ruas Jalan Mengwitani-Singaraja Tingkatkan Konektivitas

Ekonomi  -  Rabu, 10 Oktober 2018, 10:20 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Menkominfo Rudiantara (kiri) bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani (kedua kiri), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono (kedua kanan) dan Sekjen Kementerian Perhubungan Djoko Sasono (kanan) menyaksikan penandatanganan perjanjia

SOKSINEWS.COM,  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan ruas baru jalan Mengwitani-Singaraja yang sedang dibangun Pulau Dewata itu, diharapkan meningkatkan konektivitas antara Bali utara dan selatan.

"Sebagai destinasi wisata dunia, perbaikan kondisi jalan secara bertahap dilakukan Kementerian PUPR. Di samping itu, kehadiran jalan baru ini akan meningkatkan konektivitas antara Bali bagian Selatan dan Utara," kata Basuki Hadimuljono dalam rilis Kementerian PUPR yang diterima di Jakarta, Rabu (10/10).

Menurut Basuki, dampak dari pembangunan ruas jalan baru tersebut juga diharapkan membuat ekonomi di Bali Utara berkembang sebagaimana di Bali Selatan.

Selain itu, ujar dia, pembangunan jalan baru juga dinilai dibutuhkan untuk mendukung rencana pembangunan bandara baru di utara Bali.

Menteri PUPR pada hari kedua penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF-WB, Selasa (9/10), juga telah melakukan kunjungan ke lokasi pembangunan jalan baru yang berada di ruas jalan Mengwitani-Singaraja, yang merupakan akses menuju kawasan wisata Bedugul seperti Kebun Raya Eka Praya, Danau Beratan, Danau Buyan, Danau Tamblingan dan wisata Singaraja seperti Pantai Lovina.

Kondisi eksisting ruas jalan ini dengan lebar bervariasi maksimum 7 meter, di mana banyak tikungan tajam dan tanjakan dengan tingkat kelandaian 8-12 persen.

Dilaporkan bahwa jalan yang diapit oleh lereng dan bukit curam tidak memungkinkan untuk dilakukan pelebaran sehingga dilakukan pembangunan jalan baru yang lebih aman dan nyaman dilintasi. Hal ini karena geometrik jalan baru memiliki tingkat kelandaian 8 persen dan menghilangkan tikungan tajam.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah seksi 3 dan 4 yang saat ini masih dalam tahap pengadaan lahan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng. Trase jalan baru dengan panjang 1,9 kilometer sebagian akan berada disisi Danau Beratan dengan konstruksi layang sepanjang 210 meter.

Jalan baru akan memotong ruas jalan Mengwitani-Singaraja sehingga menghindarkan pengguna jalan dari titik-titik tikungan tajam dan tanjakan curam sepanjang 2,4 kilometer.

Dengan demikian kecepatan rata-rata kendaraan bisa meningkat dari semula 20 kilometer per jam di jalan eksisting menjadi 40-60 kilometer per jam di jalan baru. Waktu tempuh juga lebih singkat dari semula 7 menit menjadi 2 menit.

Konstruksi ditargetkan akan dimulai tahun 2019 untuk seksi 3, dengan total biaya seksi 3 dan 4 sebesar Rp169,9 miliar.

Lokasi kedua yang dikunjungi yakni seksi 5 dan 6 sepanjang 1,9 kilometer yang akan dimulai konstruksinya tahun 2018 dengan nilai kontrak Rp140,6 miliar.[]

Menteri PUPRHadi Muljono

 

 

Baca Juga