Minggu, 21 Oktober 2018 -

 

 

Kemenhub Atur Alokasi Slot Penerbangan Selama IMF-WB

Ekonomi  -  Kamis, 11 Oktober 2018, 09:51 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba

Ilustrasi Penerbangan

SOKSINEWS.COM, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mengatur alokasi slot penerbangan untuk mengantisipasi arus kedatangan delegasi Dana Moneter Internasional-Bank Dunia (IMF-WB).

Pelaksana Tugas Dirjen Perhubungan Udara M Pramintohadi Sukarno dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (11/10), mengatakan sampai saat ini, jumlah penerbangan VVIP Kepala Negara dijadwalkan 12 penerbangan termasuk pesawat yang membawa Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Pada Rabu (10/10), telah mendarat di Bali Wakil Presiden Jusuf Kalla. Kemudian sore sampai dengan malam harinya tiba beberapa penerbangan VVIP yang membawa Perdana Menteri Singapura, Perdana Menteri Kamboja, Sultan Brunei Darusalam, Presiden Filipina dan Presiden RI Joko Widodo.

Selanjutnya, pada Kamis ini (11/10) telah dijadwalkan Perdana Menteri Malaysia, Perdana Menteri Thailand, Myanmar, Presiden Vietnam dan Laos pun akan tiba di Bali.

Pramintohadi menjelaskan bahwa penanganan para VVIP yang akan hadir telah direncanakan dan disimulasikan sebelumnya untuk arus kedatangan di terminal sampai dengan keluar dari terminal kedatangan maupun pengaturan lalu lintas udara akibat pergerakan VVIP.

"Kedatangan VVIP akan masuk mengikuti jalur VIP I dan langsung dibawa ke Gedung VIP untuk proses 'Custom Immigration and Quarantine' kemudian dengan menggunakan kendaraan kepresidenan para tamu VVIP akan dibawa menuju tempat acara," katanya.

Pramintohadi menambahkan bahwa untuk acara IMF-WB 2018 telah ada pengajuan penerbangan VVIP 22 penerbangan.

Untuk itu perlu diatur slot dan dikoordinasikan antara para pemangku kepentingan penerbangan dalam hal ini, Ditjen Hubud, Airnav Indonesia dan Angkasa Pura selaku operator bandara.

Akan ada "notice to airmen" atau Notam yang dikeluarkan untuk menginformasikan pergerakan penerbangan VVIP dimaksud.

Untuk mendukung kelancaran operasional penerbangan di Bali, Ditjen Hubud telah mengantisipasi dengan menyiagakan bandara sekitar antara lain, Bandara Zainuddin Abdul Madjid di Lombok, Bandara Banyuwangi dan Bandara Juanda di Surabaya.

Perhelatan akbar IMF-WB dan "side event" berlangsung pada 8-14 Oktober 2018 di Bali. Acara ini rencananya dihadiri kurang lebih 30.000 orang termasuk tamu VVIP yaitu 12 Kepala Negara dan tamu VIP dari 189 Negara yang semuanya akan masuk melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.[]
 

IMF WBKemenhubPenerbangan

 

 

Baca Juga